PESAWARAN-(PeNa), Paham radikalisme hanya merusak tatanan persatuan bangsa, untuk itu harus dihindari dan segera dilaporkan manakala menemuinya. Demikian disebutkan Kapolsek Kedondong Iptu A. Firdaus di Masjid Ussisa At-Taqwa Desa Paguyuban Kecamatan Way Lima, Jumat (18/05).
Menurutnya, hal tersebut dilakukan guna mencegah pemahaman masyarakat terkait keyakinan yang dianutnya apakah bertentangan dengan kaidah keislaman maupun perundang undangan. “Jangan sampai, masyarakat yang sudah tenang dan tertib diberikan pemahaman yang ekstrim. Karena idiologi radikalisme jelas bertentangan dengan negara kita dan agama manapun, ” ujar dia.
Kegiatan tersebut dilakukan Kapolsek Kedondong bersama jajaran dalam rangka Jumat keliling (Jumling) yang diinstruksikan Kapolres AKBP Syaiful Wahyudi kepada seluruh personil. “Kegiatan ini sesuai dengan instruksi Kapolres kepada Polsek. Agar senantiasa memberikan himbauan dan terus mengintensifkan hubungan dengan masyarakat diberbagai momen, ” kata Firdaus.
Ditegaskan, himbauan juga dilakukan dengan menekankan ketertiban, keamanan lingkungan dan mengantisipasi peredarn narkoba dan minuman keras. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak cemas dengan berbagai informasi yang bersifat profokatif. “Kemudian, tidak perlu khawatir dan cemas terkait pemberitaan di media massa (Media cetak, elektronik, online dan medsos), karena Polri dalam hal ini Polres Pesawaran, khususnya Polsek Kedondong siap menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di Wilkum Polsek Kedondong,” tegas dia. PeNa-spt.






