P E S A W A R A N – (PeNa), Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy berharap kepada 25 Siswa Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktuba) Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Lampung pahami ilmu kepolisian.
Demikian dikemukakan saat menerima 25 Siswa pendidikan dan pembentukan bintara (Diktukba) Polri Tahun 2023 SPN Polda Lampung dalam rangka Latihan Kerja (Latja) di Lapangan Apel Mapolres Pesawaran, Senin (13/11/2023) pagi.
Menurut Maya, latihan kerja kepada siswa Diktukba Polri nantinya akan belajar memantapkan kemampuan dan kemahiran Bintara Polri yang profesional, mandiri, berwibawa dan dipercaya masyarakat sesuai jati diri Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam pelaksanaan tugas nantinya, sehingga dapat menjadikan bekal saat bertugas sebagai anggota kepolisian negara RI.
“Kepada para siswa Latja agar memahami bahwa kegiatan ini adalah terapan ilmu kepolisian yang diperoleh selama pendidikan di Polres Pesawaran guna kesiapan operasional setelah siswa Diktuk dilantik dari pendidikan, maka dari itu agar diikuti segala sesuatunya dengan sungguh-sungguh, baik dan benar,” kata dia.
Didampingi oleh Pejabat Utama, Danton Pengasuh Siswa SPN Polda Lampung serta para Personil Polres Pesawaran, Maya juga dengan tegas menyampaikan agar para siswa tersebut berdisiplin dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun.
“Kepada siswa Latja, agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat berakibat fatal. Ikuti pelatihan-pelatihan dan pelajaran serta praktek lapangan yang baik sehingga menjadi Polri yang Presisi,” ujar dia.
Diterangkan, bahwa nantinya 25 Siswa Diktuba SPN Polda Lampung akan mengikuti kegiatan Latja selama sebulan mendatang dengan arahan para personi Polres Pesawaran dilapangan.
“Sebelum dimulainya pembelajaran ini, mohon kepada Kabag SDM agar memberikan penjelasan Kepada Para siswa mengenai struktur Organisasi yang ada di lingkungan Polres Pesawaran. Sehingga siswa Latja dapat memahami dan mengikuti kegiatan dengan mudah apabila sudah mengetahui struktur organisasi Polres Pesawaran serta Fungsi-Fungsi Kepolisian,” pintanya.
Selama 30 hari kedepan, para personil siswa Diktuba SPN Polda Lampung nantinya akan dibimbing oleh 27 orang mentor dari personil Polres Pesawaran yang telah mendapatkan surat perintah (seprint).
“Untuk mendukung latihan tersebut, Polres Pesawaran menyiapkan mentor-mentor yang akan membimbing siswa latja. Dan, untuk mentor telah disprintkan sebanyak 27 orang, laksanakan kegiatan tersebut secara bergantian,” tegas dia.
Kegiatan tersebut mendapat tanggapan positif dari sejumlah elemen masyarakat, diantaranya disampaikan oleh salah satu tokoh adat Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi.
“Dengan adanya proses pembelajaran atau latihan kerja siswa Diktuba SPN Polda Lampung di Polres Pesawaran, artinya kita memiliki potensi penambahan jumlah personil Polri di Bumi Andan Jejama. Kalau memang nantinya ada penambahan, kedepan anggota Polres Pesawaran dapat lebih maksimal dalam memberikan pelayanan ditengah masyarakat,” kata dia.
Menurutnya, ditahun politik sekarang ini dinamika politik dapat mendorong suhu keamanan ke arah yang lebih tinggi. Sehingga berpotensi ketidak amanan diseluruh pelosok negeri termasuk di wilayah hukum Polres Pesawaran.
“Nah, Polres Pesawaran sebagai wilayah penyangga ibu kota provinsi sangat berdampak manakala terjadi suatu peristiwa yang dapat mempengaruhi stabilitas keamanan. Semoga Pemilihan Umum 2024 dapat berjalan dengan damai dan sejuk, sehingga keamanan tetap kondusif. Dan kami percaya Polres Pesawaran mampu untuk itu,” ujar dia.
Oleh: Sapto firmansis






