LAMPUNG – (PeNa), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Lampung. Program ini melibatkan Polda Lampung dan seluruh polres jajaran.
Acara groundbreaking digelar di Mapolda Lampung pada Senin 28 Juli 2025. Kegiatan ini dihadiri Kapolda Lampung, Gubernur Rahmat Mirzani, Forkopimda, serta kepala daerah setempat.
Kapolri menjelaskan, program ini bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi pelajar melalui penyediaan makanan bergizi gratis di sekolah. “Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi seimbang,” ujarnya.
Ia menyebut total ada 20 SPPG yang akan dibangun. “Seluruhnya tersebar di berbagai wilayah Lampung dengan jarak yang mudah dijangkau dari sekolah penerima manfaat,” kata Kapolri.
SPPG Polres Metro menjadi salah satu percontohan. Fasilitas ini akan melayani sembilan SD, dua SMP, dan dua SMA dengan penerima manfaat sebanyak tiga ribu lebih siswa.
Selain itu, SPPG Polres Pesawaran akan menjangkau lima TK, delapan SD, satu SMP, satu SMA, dan satu pondok pesantren, dengan jumlah penerima manfaat serupa.
Sejumlah SPPG lain juga dibangun di wilayah Polres Way Kanan, Tanggamus, Pringsewu, Lampung Barat, Lampung Tengah, hingga Tulang Bawang. Setiap lokasi memiliki jangkauan sekolah berbeda.
Di Lampung Selatan akan dibangun dua SPPG yang melayani ribuan siswa tingkat SD hingga SMA. Program serupa juga ada di Polresta Bandar Lampung yang menjangkau wilayah Teluk Betung Barat, Rajabasa, dan Tanjungkarang Timur.
Lampung Utara, Pesisir Barat, Lampung Timur, dan Mesuji turut memiliki fasilitas SPPG. Jumlah penerima manfaat di tiap wilayah bervariasi sesuai banyaknya sekolah yang terlayani.
Kapolri menegaskan pembangunan ini merupakan komitmen Polri mendukung generasi sehat. “Kami ingin anak-anak Indonesia tumbuh cerdas, sehat, dan siap menghadapi masa depan,” ungkapnya.
Pembangunan SPPG di Lampung menjadi bagian dari upaya Polri memperluas pelayanan publik di bidang kesehatan gizi. “Semoga fasilitas ini memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan,” tambahnya.






