PESAWARAN-(PeNa), Kurun waktu satu bulan, sedikitnya sudah terjadi empat kali kebakaran di Pesawaran. Demikian dikemukakan Kepala BPBD Kabupaten Pesawaran Mustari, saat ditemui dilapangan, Kamis (22/08/2019).
Mustari dilapangan memantau secara langsung jajaran dan petugas pemadam kebakaran dalam memadamkan api yang membakar rumah milik Arifin di RT 3 Dusun VI, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan sejak pukul 09.30WIB pagi tadi.
“Selama hampir satu bulan ini (Agustus 2019) saja sudah terjadi kebakaran sebanyak empat kali, yaitu di Kecamatan Teluk pandan dua kali, Negeri Katon satu kali dan hari ini di kecamatan Gedong Tataan,” kata dia.
Selain kemarau yang mengakibatkan suhu udara naik menjadi lebih panas, ada beberapa faktor penyebab kebakaran yang terjadi ditengah-tengah pemukiman.
“Yang paling sering kita ketahui penyebabnya itu adalah korsleting listrik, karena memang terkadang masyarakat menganggap remeh hal ini, seperti adanya banyak colokan listrik dirumah, itu adalah salah satu penyebabnya,” terangnya.
“Selain itu, faktor cuaca ekstrem juga jadi faktor, kondisi suhu kita sekarang ini sudah diatas 35 derajat Celsius, bisanya suhu normal dibawah itu, makanya kondisi cuaca panas menjadi salah satu penyebab kebakaran ditambah dengan adanya hembusan angin, ketika kebakaran terjadi akan cepat merambat,” imbuhnya.
Untuk diketahui, kebakaran yang menimpa rumah warga Desa Sukaraja tersebut berlangsung cukup singkat dan kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak sempat menghanguskan seluruh rumah dan perumahan lainnya.
Menutup keterangannya, Mustari juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Bumi Andan Jejama untuk meningkatkan kewaspadaan atas kebakaran dilingkungan dan mematikan listrik atau sumber api sebelum meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
“Kami tidak pernah lelah untuk sampaikan kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati, terutama pada saat dirumah jika ingin pergi cek kembali kondisi rumah dan matikan listrik,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






