Kerbau Kurban 300 Kg Masuk Sumur 8 Meter, Evakuasi 5 Jam

BANDARLAMPUNG – (PeNa), Langit mulai gelap saat suara gaduh terdengar dari belakang rumah warga di kawasan Kelurahan Gotong Royong, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, Selasa (12/5/2026). Sejumlah warga berlarian menuju kebun setelah seekor kerbau kurban tiba-tiba hilang dari ikatan.

Tak lama kemudian, suara erangan dari dasar sumur tua memecah kepanikan. Kerbau berbobot sekitar 300 kilogram itu ternyata tercebur ke sumur tidak aktif sedalam 8 meter.

Bacaan Lainnya

Hewan ternak yang dipersiapkan untuk kurban Idul Adha itu sebelumnya diikat pemiliknya di dekat pohon saat hendak diberi makan. Namun tali pengikat terlepas. Kerbau lalu tergelincir ke area kebun yang miring sebelum akhirnya jatuh ke dalam sumur.

Warga yang panik kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Bandar Lampung. Tim rescue tiba sekitar pukul 17.02 WIB dan langsung melakukan evakuasi.

Kabid Penyelamatan Damkarmat Kota Bandar Lampung, Krisna Laksamana, mengatakan proses penyelamatan berlangsung cukup berat karena ukuran sumur dan bobot hewan yang sangat besar.

“Sumurnya cukup besar dan kedalamannya sekitar 8 meter. Kendala lainnya karena bobot kerbau mencapai kurang lebih 300 kilogram, sehingga proses evakuasi cukup sulit,” kata Krisna, Rabu (13/5).

Tarik Tali Bergantian, Warga Ikut Bantu Evakuasi

Di tengah pencahayaan seadanya, petugas rescue bersama warga berjibaku menarik tubuh kerbau dari dasar sumur menggunakan tali dan peralatan evakuasi. Beberapa kali proses penarikan terhenti karena alat harus diambil bergantian dan posisi kerbau sulit diangkat.

Satu unit mobil rescue pick up dan tujuh personel Damkarmat diterjunkan ke lokasi. Warga sekitar juga ikut membantu menarik tali secara bergantian.

“Peralatan juga harus bolak-balik diambil. Alhamdulillah masyarakat ikut membantu dan kita juga diback up personel tambahan,” jelasnya.

Proses evakuasi yang berlangsung hampir lima jam itu akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.35 WIB, kerbau berhasil diangkat dari dasar sumur dalam kondisi selamat. Warga yang sejak sore menonton proses penyelamatan pun langsung bersorak lega.

Krisna mengimbau warga lebih waspada saat menempatkan hewan ternak, terutama menjelang Idul Adha ketika banyak hewan kurban dipelihara sementara di sekitar rumah.

“Jangan hanya sekadar menempatkan atau mengikat hewan, tapi pastikan ikatan dan lokasinya benar-benar aman supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” imbaunya.

Ia menambahkan, Damkarmat Kota Bandar Lampung tetap siaga 24 jam untuk menangani berbagai kondisi darurat, termasuk evakuasi hewan ternak milik warga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *