P E S A W A R A N -(PeNa), Kerapnya aksi pencurian baik siang maupun malam hari di Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Pesawaran mendapat sorotan tajam dari sejumlah tokoh masyarakat dan anggota dewan setempat.
Hal tersebut sangat lumrah ketika dikaitkan dengan jumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) setempat yang mencapai 600an orang lengkap dengan CCTVnya. Namun, meskipun penjaga Komplek Pemda Kabupaten Pesawaran dilakukan oleh sejumlah petugas Sat Pol PP secara bergantian selama 24 jam, akan tetapi tidak dapat menekan kesemrawutan dan tindak pidana pencurian yang terus berulang.
‘Belum juga selesai dan ditangkap pelaku pencurian motor di Kantor DPRD, ini sudah terjadi lagi pencurian di kantin lingkungan kantor Pemkab Pesawaran. Hal seperti ini tidak semestinya terjadi berulang-ulang jika anggota Sat Pol PP menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Yusak yang juga anggota Badan Anggaran, Ahad (29/05/2022).
Anggota Fraksi Golkar DPRD Pesawaran tersebut Yusak sangat menyayangkan kinerja Sat Pol PP dan penyedia jasa keamanan pihak ketiga (outsourcing) dalam melaksanakan tugas penjagaan di kantor Pemerintah Daerah setempat.
“Iya dong, harus ada ada langkah nyata bagi Sat Pol PP supaya pencurian tidak terjadi lagi. Kalau ini tidak disikapi serius dikhawatirkan malah bukan hanya kantin, tapi kantor-kantor OPD yang dibobol maling. Seinget saya beberapa kantor OPD juga pernah kemalingan, masa iya mau terulang?,” ujar dia.
Kemudian, senada juga dikemukakan oleh Tokoh Masyarakat Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi yang mengaku prihatin dengan kejadian tersebut yang selalu berulang.
“Petugas Sat Pol PP sepertinya tidak ada gunanya, masa iya di Komplek Pemda bisa ada anak muda pacaran lalu jalannya dipakai buat balap (sepeda motor) liar dan sekarang ini malah banyak maling, ” tutur dia.
Erland menegaskan, kurangnya perhatian petugas Sat Pol PP dalam menjalankan tugas dilapangan tidak terlepas dari peran leadernya yang harus bertanggungjawab.
“Ya, kalau memang Kasat Pol PP yang notabene menjadi leader tidak sanggup menjalankan tugasnya mendingan mundur aja, masih banyak kok orang yang mau kerja dengan sungguh sungguh di Bumi Andan Jejama ini. Jangan, kalau ada Bupati banyak gaya biar dilihat bekerja, ” ujar dia.
Melengkapinya, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan bahwa adanya tindak pidana pencurian pada malam hari di Komplek Pemda Kabupaten Pesawaran sangat disayangkan belum melapor ke kepolisian.

“Kalau laporan sepertinya belum ada, namun sangat disayangkan kalau memang benar terjadi hal tersebut. Karena kan penjagaannya 24 jam, namun demikian jika ada koordinasinya dari pihak pemda ya kepolisian siap bantu. Mungkin bisa melalui patroli malam yang ditingkatkan dilokasi yang cukup rawan, ” kata dia.
Ia menegaskan kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Pesawaran untuk tetap waspada dilingkungan masing masing dan segera lapor manakala ada aktifitas yang mencurigakan.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, tetap waspada dan segera informasikan atau laporkan ke petugas terdekat maupun kepada Bhabinkamtibmasnya ketika ada aktifitas yang melawan hukum. Kita semua harus komprehensif dalam menjaga kamtibmas, semua harus saling koordinasi sehingga mampu mengurangi peluang bagi pelaku kriminalitas dan peredaran narkoba pada lingkungan masing masing, ” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






