PESAWARAN-(PeNa), Longsoran tanah mengakibatkan tiang listrik dan pohon jati roboh hingga menghalangi jalan, bencana tersebut terjadi di tiga titik di ruas Jalan Raya Way Ratay tepatnya di Jalan Pematang Liang Desa Persiapan Dantar Kecamatan Padang Cermin sekitar pukul 02.00WIB, Sabtu (13/06/2020) dinihari.
Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan bahwa dilokasi bencana pihaknya telah menerjunkan personil guna mengamankan dan mengatur lalulintas dari dua arah.
“Ya, sekira pukul 02.00 WIB telah terjadi Bencana tanah longsor ditiga titik di wilayah Jalan Raya Way Ratay tepatnya di Jalan Pematang Liang Desa Persiapan Dantar Kecamatan Padang Cermin,” kata dia.
Menurutnya, hasil keterangan yang didapat dilokasi bencana, yang menjadi penyebab terjadinya tanah longsor diantaranya kondisi alam dengan curah hujan yang cukup tinggi.
“Pantauan sementara diakibatkan curah hujan yang tinggi sejak hari Jumat tanggal 12 Juni 2020 Pukul 23.00 WIB lalu,sehingga posisi lahan perkebunan milik warga yang berada di tebing atau kemiringan dan kontur tanah yang labil mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor dan robohnya tiang listrik yang mengakibatkan listrik padam di wilayah Kecamatan Padang Cermin, ” ujar dia.
Dari kejadian bencana tersebut tidak ada korban jiwa, namun beberapa pohon jati dan tiang listrik roboh menghalangi akses lalulintas dijalan pengubung.
“Dilapangan, jajaran sudah melakukan pengamanan dan himbauan kepada pengguna jalan yang melintas bahwa jalan untuk sementara tidak dapat dilintasi oleh kendaraan R2 maupun R4. Kemudian, kita juga berkoordinasi dengan unsur Kecamatan Padang Cermin dan Aparat Desa Persiapan Dantar untuk mendatangkan alat berat untuk evakuasi material tanah longsor serta berkoordinasi dengan PLN Hanura terkait dengan robohnya tiang listrik PLN,” tegas dia.
Menanggapinya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sudah menginstruksikan kepada jajaran untuk segera mengambil langkah dan mendatangkan alat berat guna menyingkirkan material tanah longsor tersebut.
“Kita sudah instruksikan ke jajaran terkait untuk segera mengevakuasi dan menyingkirkan material tanah longsornya. Lalu, pagi ini alat berat juga kita datangkan sehingga siang nanti lalulintas sudah bisa kembali normal, ” kata dia.
Kondisi alam dan curah hujan yang turun secara terus menerus mengakibatkan terjadi longsor dan beberapa titik juga banjir.
“Letak geografis Kabupaten Pesawaran memang cukup tinggi berpotensi bencana tanah longsor dan banjir. Kita semua berdoa,semoga Allah Subkhanahu Wa Ta’ala senantiasa melindungi dan bencana dapat berkurang dimusim hujan ini,” tutur dia.
Oleh: sapto firmansis






