PESAWARAN-(PeNa), Pasca tertimbun material tanah longsor, tiga titik di wilayah Jalan Raya Way Ratai tepatnya di Jalan Pematang Liang Desa Persiapan Dantar Kecamatan Padang Cermin kini sudah lancar dilewati kendaraan yang melintas.
Kondisi tersebut setelah seluruh material tanah longsor dibersihkan menggunakan alat berat dan kendaraan pemadam kebakaran (damkar) untuk menyemprot lumpur dilokasi kejadian.
Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan bahwa kondisi lalulintas dilokasi yang terkena tanah longsor kini sudah kembali normal.
“Alkhamdulillah, kini tiga titik yang terkena bencana tanah longsor sudah kembali normal setelah alat berat dan damkar membersihkan material longsoran tersebut. Namun, jajaran masih tetap dilokasi membantu mengatur lalulintas,” kata Vero.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap bencana yang bisa terjadi kapan saja. Hal tersebut menilik dari cuaca alam yang kerap berubah-ubah, seperti hujan lebat dengan durasi lama yang masih sering terjadi.
“Sekarang curah hujan tidak menentu, letak geografis wilayah Kabupaten Pesawaran berpotensi bencana. Bukan hanya tanah longsor, banjir bandang dan lainnya juga dapat terjadi sewaktu-waktu,” ujar dia.
Menanggapinya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dengan kondisi alam yang tidak menentu tersebut.
“Pagi tadi kita turunkan alat berat dan Damkar untuk mengevakuasi dan membersihkan material tanah yang menutupi jalan tersebut. Batang pohon dan tiang listrik juga sudah langsung dibenahi. Padahal, sebelumnya juga terjadi tanah longsor di dekat simpang Pantai Mutun. Alkhamdulillah,kini sudah kembali lancar,” kata dia.
Menurutnya, kondisi hujan yang dari hari Jum’at terjadi hingga Sabtu dinihari mengakibatkan banyak bencana. Selain tanah longsor, beberapa wilayah juga terendam banjir.
“Kita bersyukur, bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski kerugian secara materi banyak, untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat tetap berhati-hati. Terlebih sekarang pandemi corona, ikuti apa yang dihimbau kepala desa, pemerintah, kepolisian dan TNI. Tetap terapkan protokol kesehatan,” tegas dia.

Terpantau, banjir juga merendam pemukiman dan areal persawahan dibeberapa wilayah di Kabupaten Pesawaran diantaranya pemukiman warga di Dusun Rawa Subur Padang Cermin terendam air banjir hingga selutut orang dewasa. Selain itu, listrik juga padam setelah tiang listrik dijalur induk roboh melintang di Jalan raya Way Ratai.
Personil TNI-Polri dan BPBD serta Pol PP juga masih terus melakukan bersih-bersih dilokasi kejadian. Kini,masyarakat pengguna jalan raya tersebut sudah dapat melintas guna beraktifitas.
Wilayah Kabupaten Pesawaran merupakan penyangga Taman Hutan Wan Abdurahman yakni Register-19 yang kondisi tanaman hutannya sudah rusak akibat illegal loging yang masif dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Dari Polres Pesawaran berdiri beberapa tahun lalu, sudah banyak pelaku illegal loging atau pembalakan liar yang dijebloskan kepenjara. Namun,aktifitas liar tersebut sepertinya masih terus terjadi meski sembunyi-sembunyi.
Oleh: sapto firmansis






