
BANDARLAMPUNG-(PeNa), Ketika perbuatan baik mengisi dunia politik, tentunya banyak nilai positif dari pada membiarkan orang jahat menguasai politik.
Prinsip tersebut dimunculkan ketika peristiwa di alaminya sendiri oleh Andreas Yodeswa.”Saat itu,saya di undang untuk hadir di kantor dewan. Kehadiran saya di minta mengemukakan soal reklamasi. Tapi, sesungguhnya saya tidak mengerti permasalahan tersebut dikarenakan tidak pernah melakukan reklamasi. Alkhamdulillahnya, sebelum masuk ruangan yang dimaksud, saya ketemu salah seorang anggota dewan yang paham terkait apa maksud dan tujuan pembahasan tersebut. Lalu, dengan tulus dia mengajak keruangan dan meminta tidak usah mengikuti pembahasan reklamasi,” ungkap dia, Sabtu (3/3).
Diterangkan, dengan tidak mengikuti pembahasan soal yang dimaksud kemudian lepas juga dari suasana apa yang tidak pernah di duganya.”Anggota dewan tersebut menolong saya dari apa yang sesungguhnya tidak diketahui. Ia memberikan banyak hal gambaran terkait kebijakan dewan yang bisa membantu masyarakat. Dan ternyata, penjelasannya membuat saya ingin banyak berbuat untuk membantu kepentingan masyarakat yang kerap terkendala aturan maupun regulasi lain yang di jadikan alat oleh penguasa, ” terang dia.
Karena itulah, ungkapnya, dengan nawaitu yang tulus akan maju pada pileg kedepan. Cita-cita untuk mengikuti pemilihan legislatif didukung oleh Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung, Sudin. “Kalau ingin lebih banyak membantu masyarakat yang membutuhkan, salurkan melalui politik. Maju aja di pileg, kan kamu kader PDIP. Wujudkan apa yang menjadi keinginan orang kecil pada kehidupan berbangsanya. Itu yang ia (Sudin) tekankan pada saya, dan Insya Allah diberikan jalan untuk itu, ” ungkap dia.
Lelaki berbadan subur tersebut menegaskan, keinginan maju pada pileg adalah semata mata untuk melakukan ibadah yakni mewakili suara rakyat yang tertindas. “Kalau untuk materi, Inaya Allah sudah cukup dari bisnis yang saya miliki. Tapi, membantu masyarakat itulah yang masih belum maksimal. Artinya, saya ingin lebih tertata dan fokus pada pembenahan kesejahteraan masyarakat. Karena, menurut saya itu akan memiliki nilai ibadah jika dilakukan tanpa ada pengharapan balasan atau timbal balik serta berbuat untuk menolong orang banyak menjadi keinginan batin,” tegas dia.
Rencananya, pada pileg mendatang pengusaha muda yang baru memiliki satu anak ini akan menjadi kontestan partai politik guna meraih suara paling banyak di daerah pemilihannya. Nama Yodeswa tidak asing dan familiar ditengah lingkungan tempat tinggalnya, banyak warga sekitar yang mensuport dan mempercayakan suaranya melalui langkah politik yang akan dijalani. PeNa-spt.






