Mantan Tentara Diduga Pelaku Illegal Logging Kayu Sonokeling

 

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Mantan tentara berinisial Zul (49) warga Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan diduga menjadi pelaku illegal logging (penebangan liar) Kayu Sonokeling di Register 19 Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Adurahman.

Demikian terungkap setelah Tim Penegak Hukum (Gakum) Polisi Kehutanan (Polhut) Tahura Wan Abdul Rahman Provinsi Lampung berhasil mengamankannya di Kawasan Tahura Wan Abdurahman di Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan sekitar pukul 14.00WIB pada Kamis (30/09/2021) kemarin.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tahura Wan Abdul Rachman Provinsi Lampung Eny Puspasari membenarkan soal penangkapan satu pelaku pembalakan liar yang ada di kawasan hutan Tahura.

“Iya, benar Zul diamankan oleh tim Polhut Tahura yang sedang melakukan patroli diwilayah sekitar, setelah tim kita mendapatkan informasi bahwa adanya aktivitas illegal logging pohon sonokeling,” kata dia, Jumat (01/10/2021).

Ia menerangkan, sebelum diamankan petugas, pelaku Zul sempat melarikan diri sehingga terjadi aksi kejar-kejaran dilokasi aktifitas para penebang liar tersebut.

“Pelaku juga sempat melarikan diri kemudian terjadi pengejaran oleh Tim Polhut Tahura dan tim berhasil mengamankan satu orang pelaku yaitu Zul,” ujar dia.

Dari kejadian tersebut tim Polhut Tahura Wan Abdul Rachman berhasil mengamankan barang bukti 13 potong Kayu Sonokeling.

“Tak hanya itu saja, kami juga mengamankan barang bukti berupa 5 unit kendaraan roda dua (motor),” ucap dia.

Eny juga menjelaskan, saat ini semua barang bukti dan pelaku telah diamankan di Dinas Kehutanan Provinsi Lampung untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Tadi pagi juga kita sudah mengangkut sisa barang bukti berupa 13 potong kayu sonokeling, yang langsung dibawa ke Dinas Kehutanan,” pungkasnya

Penangkapan pelaku illegal logging tersebut mendapat apresiasi dan dukungan masyarakat Bumi Andan Jejama yang kerap menjadi korban ketika banjir bandang datang saat hujan lebat mengguyur kawasan hutan.

Diantaranya yang dikemukakan oleh Ketua Lintang Tahura Kabupaten Pesawaran  Erlan Sofyandi, ia sangat mendukung dengan apa yang dilakukan penegak hukum dalam memberantas pelaku illegal logging.

“Kami sangat mendukung apa yang dilakukan Gakkum dalam memberantas pelaku illegal logging, tindak tegas dan jangan pernah takut. Kembangkan, angkut sampai ke akar para pelakunya, ” kata dia.

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *