TULANG BAWANG – (PeNa), Sehari jelang pemungutan suara Pilkada Lampung 2024, proses pendistribusian logistik berlangsung penuh tantangan.
Di Kabupaten Tulang Bawang, tim pengawal dari Polres Tulang Bawang harus melintasi sungai rawa yang dipenuhi buaya muara untuk mengantar logistik ke daerah terpencil.
Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H. Hutajulu, menjelaskan bahwa empat personelnya ditugaskan mengawal tim Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam pendistribusian ke Kampung Bumi Dipasena Abadi di Kecamatan Rawajitu Timur.
“Pagi tadi, tim menggunakan perahu getek untuk mengawal logistik Pilkada Lampung 2024 ke Kampung Bumi Dipasena Abadi. Jalur yang dilalui cukup ekstrem, harus menyusuri sungai rawa selama sekitar dua jam, dan di sana memang terdapat banyak buaya muara,” ujar James, Selasa (26/11/2024).
Ia menambahkan, bahaya tidak hanya datang dari satwa liar, tetapi juga dari kondisi cuaca yang tak menentu.
Untuk itu, logistik telah dibungkus dengan plastik berlapis agar tetap aman meski hujan deras mengguyur.
“Logistik sudah kami bungkus dengan plastik berlapis untuk mengantisipasi hujan. Saya juga baru menerima laporan bahwa hujan cukup lebat di lokasi, sehingga tim harus lebih berhati-hati,” imbuhnya.
Perjalanan dramatis ini mencerminkan dedikasi aparat dan panitia dalam memastikan setiap warga di pelosok memiliki hak suara dalam Pilkada.
Pengawalan ketat di tengah ancaman buaya dan cuaca buruk menjadi gambaran nyata semangat pengabdian demi suksesnya pesta demokrasi.






