Menjelang Ba’da Sholat Maghrib, Pantai Sebalang Telan Korban

 

LAMPUNG SELATAN-(PeNa), Menjelang ba’da sholat maghrib, tiga orang pengunjung Pantai Sebalang Kecamatan Ketibung Kabupaten Lampung Selatan dikabarkan tenggelam ditelan ombak laut yang perlahan pasang, Ahad (01/11/2020).

Junaidi warga sekitar mengungkapkan bahwa tiga orang yang tenggelam tersebut merupakan warga Tanjung Senang Kota Bandarlampung.

“Ya, tadi geger. Ada tiga orang tenggelam di Pantai Sebalang, tapi dua selamat dan satu katanya meninggal. Yang meninggal itu yang menyelamatkan dua anak yang tenggelam,” kata dia.

Ia menuturkan,bahwa tempat wisata Pantai Sebalang tersebut belum ada yang mengelolanya. Sehingga, kejadian tersebut sulit menentukan siapa yang harus bertanggungjawab.

“Itu Pantai Sebalang belum ada yang ngurusnya,masih bebas. Masuk juga tidak ada yang mungut biaya, makanya ramai. Nah kejadian ini sepertinya sulit untuk menentukan pihak mana yang bertanggungjawab,” tutur dia.

Untuk diketahui, informasi yang dihimpun Tim Basarnas, TNI, POLRI dan Warga hingga malam hari masih melakukan pencarian terhadap Nanda (20) Laki-laki warga Jalan Ratu Dibalau Way Kandis Bandarlampung yang menjadi korban tengelam di Pantai Sebalang Tarahan Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan.

Sebelumnya, sore hari sekira jam 17:15, WIB korban tenggelam bersama 13 orang temannya. Namun dua belas orang teman korban berhasil diselamatkan.

“Korban nanda bersama rekan-rekan nya berenang di pinggir Pantai Sebalang, pada saat berenang di area Pantai Sebalang tiba-tiba korban Nanda foto -foto di pantai, setelah foto -foto korban mengajak berenang rekan-rekanya, pada saat korban berenang, ombak mulai pasang dan besar, dan korban tiba-tiba minta tolong kepada rekan-rekan nya, terus di tolong oleh saksi an riski setelah saksi riski tidak bisa membantu menyelamat kan nya, setelah itu korban tenggelam, menghilang, sampai saat tiem pol airud, dan porsonil polsek katibung, beserta basarnas lampung masih di lokasi kejadian upaya untuk pencarian korban yang masih hilang,” kata warga sekitar.

Kemudian, korban tengelam di larikan kepusat kesehatan terdekat dan satu korban dilarikan ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo di Kota Bandarlampung.

“Sebagian korban selamat dilarikan untuk dirawat di rumah bidan terdekat, satunya dilarikan ke rumah sakit Urip karna sesak napas,” ucap dia.

Oleh: Zai

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *