P E S A W A R A N – (PeNa), Guna meminimalisir peredaran narkoba di Bumi Andan Jejama, Kampung Bebas Narkoba segera ditetapkan di Desa Kedondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran.
Penetapan Kampung Bebas Narkoba tersebut dilakukan oleh Polres Pesawaran bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran setelah dilakukan rapat perencanaan penetapan yang dimaksud.
Hadir pada rapat tersebut yakni Asisten II Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran Marzuki Ali, Kepala Kesbangpol Pesawaran Sukur S, Plt Camat Kedondong Irwan Rosa, Kades Kedondong M. Fadli, Ketua Karang Taruna Pesawaran Nurul Azmi serta masyarakat setempat.
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy melalui Kasat Res narkoba AKP Widodo Prasojo mengatakan bahwa pembentukan Kampung Bebas Narkoba merupakan upaya memberikan edukasi kepada masyarakat secara langsung guna mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
“Dengan kegiatan ini tentunya, kami mohon dukungannya untuk bersama – sama mencegah serta meminimalisir peredaran narkoba karena pembentukan kampung bebas narkoba ini merupakan salah satu program Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri,” kata dia, Jum’at (11/08/2023).
Dengan pembentukan tersebut diharapkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba khususnya di Desa Kedondong Kabupaten Pesawaran khususnya dapat dicegah dan juga upaya agar masyarakat dapat membantu aparat penegak hukum dalam memberantas narkoba
Polri merupakan salah satu institusi yang kerap melakukan langkah – langkah antisipasi terkait narkoba. Saat ini, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah menggagas sebuah program Kampung Bebas Narkoba sebagai salah satu langkah dalam mengantisipasi serta meminimalisir peredaran narkoba di Tanah Air yang akan dilaksanakan hingga Polda, Polres dan Polsek jajaran.
“Jadi kami harapkan, ini bukan hanya seremonial, tapi betul-betul bentuk kepedulian masyarakat untuk bisa memberantas narkoba,” tutur dia.
Untuk diketahui, kasus narkoba masih mendominasi di wilayah hukum Polres Pesawaran. Karenanya, diperlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam mencegah dan memberantas narkoba yang terus masif beredar.
Menanggapi terkait dibentuknya Kampung Bebas Narkoba, Erland Syofandi salah satu tokoh masyarakat sangat mengapresiasi langkah tersebut. Namun, pihaknya merasa perlu menyampaikan masukan agar program tersebut tidak hanya sekedar menggugurkan kewajiban belaka.
“Bagus juga programnya, namun apakah iya tidak membutuhkan peran masyarakat adat dan tokoh agama,pemuda dan lembaga non pemerintah lainnya? Menurut saya, Polres Pesawaran seyogyanya menggandeng seluruh elemen masyarakat yang ada. Sehingga dapat lebih maksimal,” kata dia.
Oleh: Sapto firmansis






