Minimnya Siswa, Belasan Sekolah Digabung Dan Ratusan Kepsek Dikukuhkan

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Minimnya jumlah siswa dan siswi dibeberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kabupaten Pesawaran, pemerintah setempat melakukan penggabungan atau merger agar lebih efisien dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Anca Marta Utama mengatakan bahwa penggabungan sejumlah SD Negeri tersebut dilakukan untuk lebih efektifnya keberlangsungan sistem KBM.

“Oh, iya kurang lebih ada 18 Sekolah Dasar yang kita lakukan merger pada satuan pendidikan dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran,” kata dia pada Pengukuhan terhadap Koordinator Wilayah Kecamatan, Kepala Sekolah Dasar dan Kepala Sekolah Menengah Pertama di Aula Sanggar Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, di SKB Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Jum’at (24/12/2021).

Ia juga menuturkan bahwa pada pengukuhan tersebut ada ratusan kepala sekolah yang dikukuhkan untuk mengemban amanah mengelola dan memajukan sekolah yang akan dipimpinnya.

“Untuk Koordinator wilayah Kecamatan ada 9 Orang, kemudian Kepala Sekolah Menengah Pertama 28 orang dan Kepala Sekolah Dasar 141 Orang,” tutur dia.

Dijelaskan, pengukuhan para kepala sekolah juga dilakukan setelah sebelumnya nama-nama yang dimaksud diverifikasi dengan melalui berbagai tahapan sesuai regulasi yang berlaku.

“Dapat saya sampaikan proses penentuan calon Kepala Sekolah dan Koordinator Wilayah Kecamatan dimulai sejak Februari secara administrasi, uji kompetensi dan kualifikasi calon kepala sekolah, pengawas. Namun baru hari ini bisa dilakukan pengukuhan dikarenakan adanya perubahan struktur organisasi dan tata laksana Dinas Pendidikan fan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran,” jelas dia.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Pemkab Pesawaran Heriansyah mengatakan jika pergeseran adalah hal yang biasa dalam pemerintahan, khususnya untuk meningkatkan kapasitas dan penyegaran dalam lingkungan tugas.

“Ya, kegiatan ini adalah salah satu rangkaian untuk mewujudkan apa yang diamanahkan oleh perundangan-undangan, penempatan yang dilakukan ini pastinya sudah melalui pertimbangan dan penilaian, jadi apapun penugasan yang diterima adalah amanah yang harus diemban dan dipertanggungjawabkan,” kata dia.

Ia juga berharap kepada para ASN guru yang dikukuhkan bisa mengemban amanah harus bertanggungjawab dan meningkatkan koordinasi yang baik kepada Dinas Pendidikan dan stakeholder terkait.

“Saya berharap kepada yang dikukuhkan hari ini agar dapat terus bekerja dan berinovasi jangan membatasi diri berkembang demi Kabupaten Pesawaran yang kita cintai ini,” tegas dia.

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *