Nasib Komisioner Bawaslu Ali Nurdin Tergantung Hasil DKPP

PESAWARAN-(PeNa), Nasib keberlangsungan Komisioner Bawaslu Kabupaten Pesawaran Ali Nurdin masih tergantung pada hasil keputusan Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Pusat.
Hal tersebut dapat dilihat dari persoalan yang dihadapi Ali Nurdin terkait laporan dugaan adanya keterlibatannya pada kepengurusan salah satu partai peserta pemilu.
” Soal Bang Nizam melaporkan saya ke DKPP iya bang, Senin kemarin sidang DKPP nya dan
soal isi laporannya tidak benar, ” kata Ali Nurdin melalui pesan WhatsApp, Rabu (20/03).
Dijelaskan, bahwa ia mengaku dilaporkan oleh Nizam atas dugaan manipulasi data pada saat mendaftar menjadi anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran beberapa waktu lalu.
“Diduga memanipulasi data pada saat mendaftar menjadi anggota bawaslu, Karena ditemukan SK partai Atas Nama Ali Nurdin. Periode 2011 s./d 2016. Partai PKB, ” jelas dia.
Menurutnya, namanya dicatut pada partai tersebut hingga muncul polemik ketika sudah diterima menjadi Komisioner Bawaslu Kabupaten Pesawaran.
“Nama saya dicatut dan ketua partai waktu itu sudah mengakui dan tanda tangan kalau nama saya dicatut. Selain itu, saya tidak pernah terlibat partai, ” ujar dia.
Ia menerangkan, bahwa terkait persoalan tersebut masih dimusyawarahkan dengan keluarga apakah akan melaporkan ke polisi atau tidak.
Soal materi pertanyaan yang dijawab pada saat disidang, Ali Nurdin menegaskan banyak hal yang ditanyakan dan semua dijawab.
“Kalau untuk melapor ke polisi belum, kita masih musyawarah dengan keluarga. Soal materi pertanyaan sidang, banyak pertanyaan tapi seputaran SK PKB yang ada namanya Ali Nurdin. Dan hasil sidang belum ada, saya nunggu keputusan majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, ” tegas dia.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran Ryan Arnando mengaku bahwa persoalan tersebut tidak diketahui lebih mendalam.
“Ya itu kan soal personal, yang jelas dulu pernah kita mintai keterangan untuk klarifikasi kepada yang bersangkutan. Dan saat itu, Pak Ali Nurdin mengaku tidak pernah terlibat partai manapun. Kalau dugaan sebagai pengurus di PKB, ia juga membantah dan menyebutkan bahwa hal tersebut hanya dicatut namanya saja tanpa ada konfirmasi atau menandatangani surat kesiapan menjadi anggota atau pengurus partai, ” kata dia. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *