Pawai Perdana Smanda: Menguatkan Pancasila dan Budaya Nusantara

BANDARLAMPUNG – (PeNa), SMA Negeri 2 Bandar Lampung (Smanda) menggelar pawai perdana sebagai bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada Jumat pagi, 15 November 2024. Pawai ini melibatkan 1.150 siswa dari kelas 10 hingga 12 serta 50 guru pendamping, menempuh rute sekolah menuju Tugu Adipura dan kembali ke Smanda.

Setiap kelas membawa tema unik mencerminkan nilai Pancasila. Kelas 10 mengusung tema “Suara Demokrasi: Generasi Muda Cerdas Berdemokrasi,” kelas 11 “Kearifan Lokal: Festival Sakura Tradisi Unik yang Inspiratif,” dan kelas 12 “Bhinneka Tunggal Ika: Keberagaman Smanda dalam Budaya Nusantara.”

Bacaan Lainnya

Ketua Komite Smanda, Ike Ridwan, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. “Pawai ini menggambarkan Nusantara, kearifan lokal, dan persoalan politik bangsa. Penting untuk menjaga budaya dan mengenalkan siswa pada politik nasional,” ujarnya.

Pawai ini merupakan sejarah baru dalam perjalanan tujuh tahun pelaksanaan P5 di Smanda. Selain pawai, kegiatan lain seperti simulasi pemungutan suara dan pentas seni turut memperkuat pembelajaran berbasis proyek yang edukatif.

Menurut Meilisa, penyusun modul kegiatan, persiapan pawai hanya memakan waktu dua minggu. “Kami ingin menunjukkan keseriusan Smanda dalam melaksanakan P5 dan memberi siswa pengalaman menanamkan nilai Pancasila,” jelasnya.

Antusiasme tinggi dari warga sekolah dan masyarakat sekitar menjadikan pawai ini momentum penting untuk memperkuat pembelajaran dan apresiasi budaya. (Wina/Ina)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *