Pelantikan PPS Se-Pesawaran Amburadul

PESAWARAN-(PeNa), Pengambilan sumpah dan pelantikan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Pesawaran oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah setempat terkesan amburadul. Bahkan satu orang peserta tidak dapat mengikutinya.
Pantauan PeNa, kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran tersebut terlihat tidak tertib bahkan panitia terlihat gagap. Mulai dari waktu yang molor dari jadwal sebelumnya,prosesi pengambilan sumpah juga tidak dilakukan dengan hikmat seperti halnya pelantikan pada umumnya. Pasalnya,saat berlangsung beberapa peserta calon anggota PPS nampak duduk dan tidak mengikuti sumpah yang dibacakan.”Ya memang,sempat saya tunda beberapa saat karena belum siap,” kata Ketua KPU Pesawaran, Amin Udin, Jumat (10/11).
Soal pengambilan sumpah yang dilakukan dengan tidak tertib,Amin menyebut bahwa hal tersebut dikembalikan pada perilaku masing-masing peserta.”Ya kalau itu kita kembalikan ke mereka masing-masing. Kan kami tidak melihat sampai kebarisan paling belakang,” kilah dia.
Untuk diketahui, saat prosesi berlangsung ada satu orang peserta bernama Suwandi dari Desa Tri Rahayu Kecamatan Negeri Katon yang di abaikan dan tidak ikut dilantik. Hal ini disebabkan, pihak panitia tidak menyiapkan rohaniwan dari agama Budha yang dianutnya. Akibatnya, Suwandi mengaku kecewa dan merasa tersisihkan.”Padahal,saya mendaftar resmi ke KPU. Dan dinyatakan lolos setelah diverifikasi. Pakai ijazah dan surat legal, tapi kenapa rohaniwannya tidak dihadirkan untuk mengambil sumpah. Masa iya,saya harus mengurus sendiri menghadirkan panditonya,” kata Suwandi, dengan kesal.
Kondisi tersebut, pihak KPU enggan disalahkan. Bahkan Amin menyebut jika yang bertanggungjawab soal rohaniwan adalah Departeman Agama Pesawaran. Alasannya,KPU hanya memberitahukan kepada institusi tersebut. Mengetahui banyak awak media yang ingin mengkonfirmasi soal amburadulnya prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan PPS se-Pesawaran dalam penyelenggaraan pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung tahun 2018, sekretaris KPU Pesawaran, Daryo langsung kabur meninggalkan tempat tersebut. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *