Pemda Lalai Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri , Masyarakat Perihatin

TANGGAMUS (PeNa) – Terekspose nya keluh kesah warga yang di wajibkan oleh pemerintah kabupaten Tanggamus harus isolasi secara mandiri yang sedang menanti hasil sweeb, terhadap seorang ibu dengan tiga anak yang masih balita,menuai banyak simpati dan uluran tangan dari masyrakat.

Melalui ketua Rt setempat Iskandar, bantuanpun berdatangan dari para dermawan guna meringankan beban keluarga ini.

sementara hingga saat ini pihak pemerintah kabupaten Tanggamus yang nota bene telah menganggarkan dana puluhan milyar untuk menanggulangi dampak virus corona ini, belum ada respon, bahkan seolah tidak tau atau pura pura tidak tau.

Lurah Kuripan Hendarman yang memberikan bantuan bersama staf nya ketika di hubungi melalui pesan whass app mangatakan bahwa bahwa yang mereka lakukan hari ini adalah murni atas inisiatif sendiri,karna terdorong oleh rasa kemanusian.

Begitu saya baca berita nya di media sosial,saya langsung ambil inisiatif mengumpulkan semua staf untuk mencarikan solusi, dan alhamdulillah hari ini kita bisa serah kan bantuan untuk mereka, meski tidak banyak yang penting bisa buat meringan beban saudara saudara kita,ujar nya.
Lebih lanjut dia mengatakan.

 

“Saya sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah kabupaten Tanggamus berupaya semaksimal mungkin agar isolasi mandiri ini berjalan sesuai rencana pemerintah,jangan sampai menimbulkan masalah baru di tengah masyrakat,” pungkas nya.

Sementara ketua Rt setempat Isakandar mengapresiasi setinggi tinggi nya atas kepedulian semua pihak dan ucapan rasa sukur dimana warga nya merasa terbantu.
Saya sebagai ketua Rt Pancawarna atas mewakili warga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga,semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga saya yang sedang dalam isolasi.

“Biarlah kami serah kan kepada allah swt yang akan membalas kebaikan saudara saudara sekalian,” kata dia.

Seperti di beritakan sebelum nya, Warga pancawarna atas yang di wajibkan isolasi mandiri oleh gugus covid 19,tampa bantuan apa pun sementara kepala keluarga mereka sedang menjalani isolasi di rumah sakit Batin Mangunang komplek Islamic centre Kotaangung karna di nyatakan positif terpapar virus corina. (Opoy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *