Pemikiran Prematur Pansus Ciderai Demokrasi

Bandarlampung (PeNa)- Pansus politik uang Paslon Arinal-Nunik  DPRD Lampung kembali melayangkan panggilan pada Vice President PT SGC Purwanti Lee untuk dimintai keterangan yang sedianya akan di gelar, Jum’at (10/8), mengingat dari  undangan yang sebelumnya di layangkan petinggi SGC selalu mangkir.

Anggota Pansus Bambang Suryadi menegaskan agar Lee mampu kooperatif dengan menghadiri undangan tersebut, jika nantinya kembali mangkir menurut Sekretaris Komisi I DPRD Lampung justru semakin menguatkan dugaan politik uang paslon Arinal-Nunik pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 27 Juni lalu.

Derasnya opini publik akan peran petinggi SGC yang diduga sebagai pemodal Paslon Arinal-Nunik, namun  Bacaleg DPR RI PDI Perjuangan ini memastikan pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Asas praduga tak bersalah kita junjung tinggi tanpa terkecuali pada semua pihak yang kita undang,”jelas Bambang,Kamis (9/8).

Pemanggilan terhadap Lee Purwanti sambung Bambang, bertujuan mengungkap dugaan politik uang yang terjadi dan Ia memastikan bukan untuk menciderai demokrasi atau hak politik seseorang.

“Pansus ini tujuannya untuk mengungkap polemik dugaan politik uang, jadi jika ada pihak-pihak yang berfikir kami menciderai hak politik seseorang, saya pastikan itu pendapat yang prematur,”tandasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *