Penguatan Fungsi Dewan Pendidikan Tingkatkan Kualitas

PESAWARAN-(PeNa), Lokakarya Penguatan fungsi dan tugas dewan pendidikan Kabupaten Pesawaran dengan tema revitalisasi peran serta dewan pendidikan dalam peningkatan mutu pendidikan dilangsungkan di D’junjungan Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (25/9).

Pada kegiatan tersebut, 180 Kepala Sekolah SD/MI,SMP/MTs di enam kecamatan di Kabupaten Pesawaran dan Dewan Pendidikan selaku penyelenggara. Hadir juga, Ketua BMPS Provinsi Lampung, KaMenag Pesawaran, Kadis Kominfo Pesawaran Ahmad Syafei, Ketua Dewan Pendidikan Pesawaran Abdul Hamid S, Ketua PGRI dan Kadis Dikbud Pesawaran serta Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Abdul Hamid mengatakan bahwa kegiatan tersebut dapat meghasilkan kualitas yang bagus bagi pendidikan. “Dewan pendidikan kedepan akan lebih nyata kiprahnya, karena kita memiliki kewenangan memberikan kontribusi analisis kepada instansi terkait, ” kata dia.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan bahwa Dewan Pendidikan berdiri berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang pengelolaan pendidikan. “Keberadaan Dewan Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan pendidikan. Kegiatanya sangat mempengaruhi keberlangsungan dunia pendidikan di Kabupaten Pesawaran, karena berdirinya sesuai dengan peraturan pemerintah,  ” kata dia.
Ditegaskan, pada penerimaan CPNS kedepan untuk guru sekitar 170an. Dan, nantinya akan didistribusikan ke sekolah di Kabupaten Pesawaran. “Berbagai regulasi hendaknya harus diikuti, mungkin kedepan ada penerimaan baru terkait CPNS. Sekitar 170an guru akan ditugaskan di Pesawaran, mudah-mudahan dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang tengah berlangsung, ” tegas dia.
Dunia pendidikan syarat dengan persoalan, untuk itu Dewan Pendidikan diharapkan mampu memperbaiki kondisi tersebut. Baik pada persoalan eksternal maupun masalah diinternal pendidikan sendiri. Dewan Pendidikan melaksanakan lokakarya atau bimbingan teknis agar bisa lebih bersinergi dengan pelaku pendidikan.  PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *