Pesawaran Keluar Dari Zona Merah, Masyarakat Tetap Harus Disiplin Prokes

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Wilayah Kabupaten Pesawaran telah keluar dari zona merah penyebaran Virus Covid-19 dan masyarakat tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan di aktifitas kesehariannya.

Berdasarkan data Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran terakhir, wilayah Kabupaten Pesawaran saat ini berstatus zona orange dengan lima kecamatan zona merah, tiga kecamatan zona orange dan tiga kecamatan zona kuning.

“Kecamatan yang zona merah itu ada lima, yaitu Kecamatan Way Khilau, Kedondong, Negerikaton, Tegineneng, dan Gedong Tataan, tiga zona orange yaiu Kecamatan Way Lima, Marga Punduh, dan Teluk Pandan, kemudian tiga zona kuning diantaranya Punduh Pedada, Padang Cermin, dan Way Ratai,” kata Ketua Pelaksana harian Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kesuma Dewangsa, Rabu (18/08/2021).

Dengan keluarnya dari zona merah, Kesuma Dewangsa yang juga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran meminta kepada masyarakat yang ada di Bumi Andan Jejama tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita minta untuk semua elemen masyarakat jangan abaikan prokes, kalau semuanya patuh dengan prokes situasi ini akan terus mengalami penurunan, tetaplah memakai masker, hindari kerumunan dan janganlah berkegiatan diluar apabila tidak penting,” ujar dia.

Ia juga mengimbau untuk para Satgas percepatan penanganan Covid-19 yang ada di masing-masing desa agar terus tingkatkan pemantauan terhadap masyarakat setempat sehingga kondisi kesehatan masyarakat dapat dikendalikan dan segera teridentifikasi manakala ada yang baru terpapar.

“Ya kita minta juga para nakes yang ada di puskesmas-puskesmas bersama gugus tugas tingkat desa tingkatkanlah pemantauan serta 3T, dan untuk masyarakat apabila sudah merasakan ada gejala-gejala meskipun ringan jangan diam saja, langsung periksakan ke puskesmas setempat, ini juga demi kesehatan dan keselamatan individu serta masyarakat,” tutur dia.

Dari data yang dihimpun pelitanusantara.co.id, di wilayah Kabupaten Pesawaran saat ini ada 168 pasien terkonfirmasi positif, 422 kontak erat, 10 probable, 42 suspek, 96 kasus kematian dan 1958 pasien telah selesai diisolasi.

Menanggapi hal tersebut, Kesuma Dewangsa mengatakan bahwa dengan keluarnya dari zona merah menjadi zona orange, penyebaran virus Covid-19 juga mengalami penurunan pasien positif akibat terdampak Covid-19 dan pasien positif Covid-19 saat ini bertambah 10 orang dan dua kasus kematian akibat terdampak virus corona.

“Ya Alkhamdulillah sekarang Pesawaran telah keluar dari zona merah meskipun kluster masih terus ada, tetapi tidak separah yang kemarin-kemarin bisa sampai puluhan begitu juga pasien meninggalnya,” kata dia.

Menurut Kesuma Dewangsa, bertambahnya kasus pasien positif dan kematian berasal dari beberapa Kecamatan yang ada di wilayah Bumi Andan Jejama.

“Kalau untuk 10 Pasien positif berasal Kecamatan Negerikaton satu orang, enam orang dari Gedong Tataan, satu dari Padang Cermin, dan Kecamatan Teluk Pandan ada dua orang,” ujar dia.

Berdasarkan data Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran, saat ini yang berstatus zona orange dengan lima kecamatan zona merah, tiga kecamatan zona orange dan tiga kecamatan zona kuning.

“Kecamatan yang zona merah itu ada lima, yaitu Kecamatan Way Khilau, Kedondong, Negerikaton, Tegineneng, dan Gedong Tataan, tiga zona orange yaiu Kecamatan Way Lima, Marga Punduh, dan Teluk Pandan, kemudian tiga zona kuning diantaranya Punduh Pedada, Padang Cermin, dan Way Ratai,” tegas dia.

 

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *