Pesawaran Waspadai Perpecahan Dengan Diskusi Damai

PESAWARAN-(PeNa), Diskusi damai antisipasi faham radikalisme, isu sara, berita hoax, pecah belah umat dan ujaran kebencian serta disintegrasi bangsa di Kabupaten Pesawaran digelar di Gedung Koni, Gedong Tataan, Jumat (21/12).
Ketua panitia penyelenggara kegiatan Supriyatna mengatakan bahwa diskusi dilaksanakan guna menyamakan persepsi terkait bagaimana mewujudkan damai dan sejuk di Kabupaten Pesawaran.
“Tujuan diskusi ini untuk mempererat tali silaturakhmi antar ormas islam. Islam itu satu tidak ada perpecahan. 89 persen penduduk Indonesia merupakan pemeluk agama islam. Kita adalah umat yang terbesar, untuk itu kita harus bersatu dan tidak boleh mengkafir-kafirkan golongan lain. Karena, syahadat kita sama, nabi kita sama, Allah kita sama. Jadi, satukan dan terus jaga silaturakhim, ” kata dia.
Supriyatna yang juga sebagai Ketua Majelis Ar Rahman menerangkan, sekarang merupakan tahun politik karena akan dilangsungkan pemilu serentak baik legislatif dan presiden serta wakil presiden.
“Dipemilu 2019 kita harapkan berjalan dengan damai dan sejuk, kita jangan mau terjebak dengan pilihan yang berbeda. Soal pilihan boleh berbeda, tapi ukhuwah islamiyah tetap terjaga, ” terang dia.
Dijelaskan, isu sara dan faham radikalisme dapat sangat cepat memperpecah belah umat islam.
“Kita satukan umat islam yang ada di Kabupaten Pesawaran. Apapun kelompok kita, apapun aqidah kita apapun golongan kita. Selagi kita islam,ayok kita bersatu demi anak cucu kita. Jangan mau di adu domba dan disusupi faham faham radikalisme yang sesat, ” jelas dia.
Ditegaskan, sudah banyak berita hoax dan ujaran kebencian yang muncul diberbagai media sosial maupun media online.
“Menghadapai pemilu 2019,kita bersama menangkal jangan sampai terprovokasi oleh berita hoax dan ujaran kebencian yang sengaja digulirkan untuk memecah belah umat. Kita satukan dengan tali silaturakhim dan menjaga ukhuwah islamiyah di Kabupaten Pesawaran, ” tegas dia.
Diskusi damai Majelis Ar Rahman bersama umat islam Kabupaten Pesawaran dengan tema  ‘Mewaspadai perpecahan bangsa dan menjaga keutuhan negara kesatuan republik indonesia dalam mengantisipasi faham radikalisme, isu sara, pecah belah umat, berita hoax dan ujaran kebencian serta isu disintegrasi bangsa di Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan Deklarasi Pemilu 2019 Damai dan Sejuk. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *