Petani Ikan Tawar Bengkulu Utara Belajar Budidaya Di Pringsewu

PRINGSEWU-(PeNa), Peserta Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Nasional Indonesia Kabupaten Bengkulu Utara belajar budidaya ikan patin di Desa Pagelaran, Pringsewu, Kamis (17/01).
Pelaku usaha mikro asal Bengkulu Utara tersebut datang setelah sebelumnya, Bupati Bengkulu Selatan beserta para Kepala Desa dan petani ikan di Kabupaten Bengkulu Selatan melakukan kunjungan studi ke kawasan Minapolitan Pagelaran, Pringsewu.
Peserta KUR BNI Bengkulu Utara yang dipimpin Kadis Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara Santoso tersebut nantinya akan mempelajari sistem pembudidayaan ikan patin di Kabupaten Pringsewu yang dinilai cukup berhasil.
Kedatangannya disambut langsung oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi dan didampingi Kadis Perikanan Kabupaten Pringsewu M.Yusuf, Kadis Kominfo Kuddus Heriyanto, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Ibnu Harjianto, Camat Pagelaran Bahrudin, Kepala Pekon Lugusari Sarjono beserta sejumlah pembudidaya dan petani ikan di Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara Santoso mengatakan, tujuan kedatangannya bersama 13 petani ikan patin yang merupakan peserta KUR BNI di Bengkulu Utara adalah ingin mempelajari keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai oleh Kabupaten Pringsewu dalam hal pembudidayaan ikan patin, dimana pihaknya juga melakukan kerjasama dengan PT.CP Prima.
“Sudah lazim dialami oleh para petani ikan dimana-mana, bahwa permasalahan yang dialami oleh para petani atau pembudidaya ikan patin di Bengkulu Utara pun sama yakni masalah pemasaran, ” kata Santoso.
Oleh karena itu, pihaknya yang belum memiliki pengalaman, mengharapkan bimbingan dari rekan-rekan di Pringsewu, sehingga harapannya kedepan budidaya ikan patin di Bengkulu Utara juga bisa berkembang seperti di Pringsewu.
Namun ia memastikan, hal tersebut bukan untuk menyaingi Pringsewu yang memang sudah terkenal sebagai Sentra Perikanan Air Tawar.
Santoso juga menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan serta sambutan yang luar biasa dari Wakil Bupati beserta jajaran Pemkab Pringsewu dan masyarakat Lugusari kepada dirinya beserta seluruh rombongan dari Kabupaten Bengkulu Utara, sekaligus ia mengundang jajaran Pemkab Pringsewu dan para petani ikan untuk dapat pula datang ke Bengkulu Utara.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi dalam sambutannya juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Pemkab Bengkulu Utara dan para pembudidaya ikan patin di Bengkulu Utara kepada Kabupaten Pringsewu yang telah dipilih sebagai tempat untuk melakukan pembelajaran bagaimana membudidayakan ikan patin.
“Pada prinsipnya Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan seluruh masyarakat Pringsewu siap membantu apa yang dibutuhkan rombongan petani ikan patin dari Bengkulu Utara selama kunjungan studi banding di Pringsewu, ” ucap dia.
Menurutnya, usaha budidaya ikan patin sangat menjanjikan, terlebih kebutuhan dan permintaan ikan patin ini sangat besar dan tidak putus-putus. Pemanfaatan BUMDes dalam usaha budidaya ikan patin juga bisa dilakukan.
“Kabupaten Pringsewu tidak memiliki laut, sehingga berkonsentrasi pada pengembangan perikanan air tawar. Di Pekon Lugusari ini saja, luas kolam untuk pembudidayaan ikan patin mencapai 33 Hektar, ” ujar dia.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan tukar menukar cinderamata antara Wakil Bupati Pringsewu dan Kadis Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara, serta dilanjutkan dengan meninjau kegiatan panen ikan patin di salah satu kolam milik petani ikan setempat. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *