BANDARLAMPUNG-(PeNa), Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung gelar sosialisasi soal pencegahan paham radikalisme di ruang Sungkai, Komplek Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Kamis (02/05).
Pada kesempatan tersebut, Kasubdit Keamanan Negara Intelkam Polda Lampung, AKBP Akbar Ahmad Defyudi mengatakan pemahaman toleransi perbedaan dan kasih sayang orang tua merupakan peran strategis mencegah bahaya paham radikalisme.
“Ada beberapa tahap dalam pembentukan paham radikalisme diantaranya, pendekatan, pengrekrutan, pembalatan, pembinaan, kemudian amaliyah jihad,” kata Akbar Ahmad Defyudi.
Menurutnya, anak-anak muda rentan dijadikan sebagai ladang membentuk paham radikalisme, karena mereka masih mencari jati dirinya.
“Oleh sebab itu untuk mencegahnya, tanamkan pemahaman toleransi perbedaan dan kasih sayang orang tua, dua hal tersebut merupakan peran strategis dalam membentuk jiwa anak yang relegius, periang dan gembira,” terangnya.
Dalam penanganan bahaya paham radikalisme diketahui, tambah Akbar Ahmad Defyudi, selain tindakan pengamanan, Polri akan terus berupaya melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang bahayanya paham radikalisme.
“Kita terus melakukan sosialisasi, agar masyarakat mengerti betapa bahayanya paham radikalisme,” imbuhnya.
Oleh: obin






