
Bandar Lampung (PeNa)-Rencana Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung menyediakan hamparan untuk pedagang yang tidak mendapatkan kios baru di Pasar Halim belum mampu menjadi solusi.
Faktor keamanan masih menjadi masalah utama bagi pedagang jika mereka menerima tawaran Dinas Perdagangan berjualan di hamparan.
Dalam pertemuan sejumlah pedagang lama Pasar Walim dengan Kepala Dinas Perdagangan Sahriwansah, saat mendatangi kantor, Selasa (23/01), salah satu pedagang Amrin Alwis mengaku enggan menerima tawaran tersebut.
Amrin yang sebelumnya menempati kios service jam saat Pasar belum dibangun mengaku kecewa harapan akan mendapatkan kios seperti yang dijanjikan tidak sesuai dengan harapannya.
“Ya sebenarnya saya kecewa sekali, tadinya saya berada di kios kini saya dijanjikan berdagang di hamparan. Yang saya takutkan apa, barang- barang yang saya dagangkan bisa terjamin keamanannya, sebab hamparan kan untuk menyimpan barangnya dimana, apa digelar begitu saja setelah saya berdagang,” ujarnya.






