Polisi Nyalakan Api Gotong Royong, Warga Ramai-Ramai Terbakar

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Jajaran Polres Pesawaran Polda Lampung mulai menyalakan api gotong royong ditengah masyarakat. Akibatnya, sejumlah warga ramai-ramai terbakar hatinya dan dengan semangat bekerja bersama memperbaiki jalan.

Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan bahwa disetiap kesempatan, baik pada apel pagi maupun kegiatan lainnya selalu ditekankan kepada seluruh jajaran untuk dapat membangkitkan semangat gotong royong dan peduli pada keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Sepertinya rasa kebersamaan atau gotong royong ditengah masyarakat mulai pudar, nah kita gelorakan kembali melalui jajaran Bhabinkamtibmas. Mereka inilah personil yang paling intens bersama masayarkat, ” kata dia, Senin (14/02/2023).

Menurutnya, jajarannya terus melakukan kegiatan yang banyak mempengaruhi pola fikir masyarakat terkait berbagai hal. Diantaranya, soal pentingnya rasa peduli ditengah lingkungan dan perlunya mewaspadai paham radikalisme yang kerap menyesatkan.

“Kita juga terus melakukan sosialisasi terkait bagaimana mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba dan paham radikalisme yang menjadi tanggungjawab kita semua. Kita mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menepisnya, ” ujar dia.

Ia juga menegaskan, bahwa apapun yang menjadi persoalan masyarakat terkait kamtibmas dan gangguan lainnya dapat dicegah melalui rasa kepedulian bersama.

“Kita harus bersinergi dengan semuanya, karena persoalan dapat segera diselesaikan ketika semuanya dapat secara bersama sama mengantisipasinya, tentunya dengan persuasif dan terintegrasi, ” tegas dia.

Untuk diketahui, Aipda Apri Liansyah Bhabinkamtibmas Polsek Kedondong Polres Pesawaran melakukan gotong royong membersihkan dan memperbaiki jalan di desa binaannya. Dikesempatan tersebut, sejumlah pesan dan himbauan tentang kamtibmas juga disampaikan ditengah warga yang bergotong royong.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini akan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, guna meneruskan budaya gotong-royong yang telah menjadi budaya masyarakat Indonesia,” kata Aipda Apri.

“Perbaikan jalan dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang melintas serta untuk mempererat tali silaturahmi yang di jalin melalui gotong royong dan kerja bhakti bersama, ” tegas dia.

Menanggapinya, Herman salah satu warga setempat mengaku sangat mendukung apa yang dicontohkan Bhabinkamtibmasnya guna bersama sama bergotong royong.

“Gotong royong sebenarnya warisan leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan bersama sama, apapun kalau dilakukan secara bersama sama maka akan lebih cepat dan ringan. Contohnya ya kita perbaiki jalan dan lainnya, sukses untuk Pak Polisi yang mau bersama masyarakat, ” kata dia.

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *