P E S A W A R A N – (PeNa), Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Pesawaran melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merespon cepat, dalam waktu dekat segera merehabilitasi bangunan gedung SDN Desa Pulau Legundi yang rusak akibat angin puting beliung beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran Anca Marta Utama mengatakan bahwa atas insiden tersebut pihaknya telah menurunkan tim guna melakukan inventarisir apa saja yang harus diperbaiki.
“Kemarin kabid sudah ke Legundi, dan dalam waktu dekat ini kita akan melakukan perbaikan atapnya karena menurut laporan yang saya terima cuma mengalami kerusakan sedikit saja,” kata dia, Selasa (14/02/2023).
Menurutnya, kerusakan pada bangunan SDN Pulau Legundi tersebut tidak mempengaruhi kegiatan belajar mengajar (KBM) disekolah tersebut. Pasalnya, setelah dilakukan pengecekan ternyata hanya beberapa bagian saja yang mengalami kerusakan.
“KBM tetap berjalan seperti biasa, karena kerusakan hanya dibagian ruang guru saja, kalau yang lainnya aman sehingga KBM tetap berjalan seperti biasa,” ujar dia.
Peristiwa tersebut juga menjadi perhatiannya, sehingga kepada seluruh sekolah diharapkan waspada dan berhati-hati dikondisi cuaca ekstrim seperti sekarang ini.
“Namun, kami sudah mengimbau ke seluruh sekolah yang ada di Bumi Andan Jejama, disaat ini cuaca ekstrem sedang terjadi sehingga perlu kewaspadaan tinggi seluruh pihak sekolah apalagi saat KBM sedang berjalan,” tegas dia.
Anca juga berharap kepada pihak sekolah yang berada di Kabupaten Pesawaran untuk terus berinovasi dan menata menejemennya agar lebih berkualitas dan mandiri.
Sebelumnya, Angin puting beliung yang menerjang wilayah Pulau Legundi Kecamatan Punduh Pedada pada Minggu (12/2/2023) sore, mengakibatkan atap gedung sekolah di desa setempat mengalami kerusakan.
Kepala Desa Legundi Ahmad Zulkhoidir mengatakan, kejadian angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, mengakibatkan kerusakan parah dibagian atap gedung sekolah tersebut.
“Beruntung, saat kejadian di hari Minggu, jadi tidak ada kegiatan belajar mengajar disekolah tersebut, dan juga tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, hanya saja kerusakkan ada 2 lokal kelas yang rusak parah,” ujar dia.
Kepala Desa tersebut juga mengapresiasi Disdikbud yang langsung merespon dengan langsung menurunkan tim ke lapangan. Hal tersebut merupakan bukti tingginya kepedulian pemerintah Bumi Andan Jejama terhadap dunia pendidikan.
“Terima kasih kepada Disdikbud Pesawaran yang langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian, apalagi langsung dilakukan tindakan rehabilitasi gedung. Mewakili masyarakat, kami sangat mengapresiasi, ” tutur dia.
Oleh: sapto firmansis






