Polres Pesawaran Lakukan Rapid Test Pada 43 Tahanan

PESAWARAN-(PeNa), Antisipasi penyebaran virus covid-19, Polres Pesawaran melakukan tahapan pemeriksaan rapid test pada 43 tahanannya, Kamis (21/05/2020).
Tahapan pemeriksaan tersebut dilakukan atas kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Kesehatan setempat. Demikian dikemukakan Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo usai melakukan kegiatan tersebut di Mapolres Pesawaran.
“Seluruh tahanan kita lakukan pemeriksaan rapid test guna mengantisipasi penyebaran virus covid-19, semoga hasilnya tidak ada yang reaktif,” kata Vero.
Menurutnya, sebagaian masyarakat mungkin berfikir bahwa hasil yang didapatkan dari rapid test covid-19 bisa digunakan untuk menegakkan diagnosis. Padahal, rapid test yang diterapkan dibeberapa wilayah berfungsi sebagai upaya screening.
“Rapid test ini memang bukan untuk pemeriksaan diagnosis penentu, opsi yang saat ini tersedia adalah rapid test berbasis deteksi antibodi dan deteksi antigen. Pemeriksaan rapid test yang dilakukan sekali ataupun ulangan sifatnya lebih ke arah screening. Yakni lebih ke arah uji penapis, (mengetahui) mana yang berisiko, mana yang tidak,” ujar dia.
Bila pemeriksaan pertama rapid test menunjukkan hasil negatif, bukan berarti orang yang dites tersebut benar-benar negatif Covid-19. Bisa jadi saat rapid test pertama dilakukan, antibodinya belum terbentuk.
Sebaliknya, hasil pemeriksaan rapid test yang positif juga belum tentu menunjukkan bahwa orang yang dites tersebut benar-benar terkena Covid-19. Alasannya, antigen yang terdeteksi belum diketahui apakah ada reaksi silang dengan pan-coronavirus.

“Kita juga mesti tahu apakah antigen yang dideteksi itu memang sudah sangat spesifik atau ada reaksi silang dengan pan-coronavirus, jadi virus corona secara umum,” tegas dia.

Rapid test ini bisa menyaring orang-orang yang nantinya dinilai perlu untuk menjalani tes lebih lanjut. Untuk melakukan konfirmasi atau menegakkan diagnosis Covid-19, dibutuhkan pemeriksaan PCR.
Untuk diketahui, kegiatan tahapan pemeriksaan tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan dan dipimpin oleh Kasi PTM dan Keswa Yeni Apriyanti.
Oleh: sapto firmansis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *