Polres Segera Panggil Tiga Penerima Hibah Dishub

PESAWARAN-(PeNa), Penyidik Unit tindak pidana korupsi Kepolisian Resor (Polres) Pesawaran segera panggil tiga dari lima penerima hibah mobil truk yang diduga bermasalah. Ketiganya menerima hibah kendaraan tersebut dari dinas perhubungan Kabupaten Pesawaran.
Ketiga nama penerima hibah kendaraan truk tersebut,pertama yakni Sofyan Yah dengan kendaraan truk bernopol BE9986RA dari kelompok usaha Andan Jejama dari Desa Umbul Limus, Kecamatan Marga Punduh. Kedua adalah Sahrudin dengan kendaraan truk bernopol BE9993RA dari kelompok usaha Bangsawan Group dari Desa Pematang Jambu, Hanan Berak Kecamatan Padang Cermin. Ketiga, atas nama Ridwan dengan kendaraan truk bernopol BE9990RA dengan kelompok usaha Mitra Jaya Bersama dari Desa Sukarame Induk, Desa Sukarame Kecamatan Punduh Pindada.
Proses hukum terkait dugaan penggelapan dan penipuan dengan modus hibah kendaraan truk yang dibagikan melalui kelompok usaha oleh dinas perhubungan pesawaran dipastikan terus berjalan.” Ya kan masih terus berjalan pemeriksaannya, dua kelompok sudah kita ambil keterangan. Dalam waktu dekat ini, tiga kelompok segera kita panggil guna diminta keterangannya,” kata penyidik yang enggan disebut namanya,Kamis (15/6).
Hasil pemeriksaan juga diungkapkan Abdul Wahid Ketua Kelompok Jaya Transportasi Putra Jaya dari Desa Tanjung Rejo Kecamatan Negeri Katon. “Saya diperiksa lebih dari tiga jam dengan pertanyaan yang sangat banyak. Persisnya saya tidak ingat dan pemanggilan berikutnya juga belum tahu.” kata dia.
Terkait kelompok pimpinan Abdul Wahid, kepala desa setempat menganggap bahwa kelompok yang dimaksud adalah fiktif. “Nama-nama kelompoknya tidak tercatat dan dikenal, jelas mereka itu fiktif semua. Warga sekitar juga hanya tahu mobil truk itu dibeli sendiri oleh Abdul Wahid, ” kata Kades Tanjung Rejo, Sanjaya.
Sementara, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran, Ponirin menyebut bahwa yang mengetahui soal tersebut adalah Suhermadi, Jhon Ruwardi dan Akuan. “Kalau soal hibah truk itu yang nangani Suhermadi, Jhon Ruwardi dan Akuan, ” ungkap dia.
Mengetahui namanya disebut, Suhermadi yang kini bertugas di Sat Pol PP menghilang. Dikantornya tidak pernah ada saat dikonfirmasi. Salah satu anggota Pol PP mengatakan bahwa Suhermadi tidak pernah ke kantor sudah lama. “Kalau pak Suhermadi sudah lama tidak masuk kerja, gak tau kenapa. Coba aja kerumahnya, Bang. ” tutur dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.