Potensi SDA-SDM Sampai Keseteraan Gender dan Pemekaran, Alasan Mahe Menuju Senayan

Bandar  Lampung (PeNa)-Peningkatan Sumber daya  alam Provinsi  Lampung harus berbanding lurus dengan peningkatan sumber daya manusia, potensi di beberapa daerah sebagai lumbung pangan dapat di maksimalkan adanya sarana dan prasarana pertanian.

“Mewujudkan cita-cita Lampung Lebih maju dan sejahtera bukan mimpi siang bolong, jika kita sama berjuang untuk mewujudkannya pasti akan terrealisasi, beberapa potensi SDA di sejumlah Kabupaten khususnya bidang pertanian dapat dimaksimalkan denga adanya dukungan sumber daya manusia juga dukungan sarana dan prasarana pendukung. Itu yang menjadi dasar pemikiran saya maju sebagai caleg DPR RI dari PKB,”jelas Mahendra Utama, Selasa (2/9).

Ketersediaan sarana dan prasarana pertanian sambung mantan Ketua PRD Lampung, akan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Lampung apalagi hampir sebagian besar masyarakat Lampung mengandalkan hidup dari bertani.

“Mayoritas masyarakat kita petani, dengan adanya ketersediaan sarana pendukung tersebut Insya Allah mampu mendongkrak taraf hidup juga kesejahteraan masyarakat,”tegas aktivis yang akrab di sapa Mahe.

Mahe menambahkan, peningkatan SDM menjadi keharusan guna mewujudkan kemanjuan di berbagai bidang oleh sebab itu sektor kesehatan dan pendidikan serta keagamaan harus  menjadi skala prioritas, tanpa adanya upaya yang serius di tiga bidang tersebut maka pemberdayaan potensi SDA tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

“SDM menjadi faktor penentu dalam mengkatkan daya saing kita, jadi pengelolaan SDA harus juga didukung dengan kemampuan sumber daya manusianya, jika semua itu dapat bersinergi tentunya juga akan berimbas positif terhadap iklim investasi dan otomatis investor akan melihat jika Lampung merupakan daerah yang sangat berpotensi untuk berinvestasi,”urainya.

Dalam kurun waktu dua tahun, Mahe juga mencoba langsung menyerap aspirasi masyarakat khususnya pedesaan, selain keluhan petani masalah tenaga kerja dan kesetaraan  gender dan masalah pemekaran daerah  yakni Kecamatan Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang menjadi Kabupaten Natar Agung serta pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang , Seputih Timur dan Sepoutih Barat menjadi beberapa agenda penting yang akan di perjuangkan.

 

Selain itu, sebagai calon wakil rakyat, ia mengaku telah telah menyerap aspirasi petani, tenaga kerja dan kaum perempuan khususnya di pedesaan dan akan direalisasikan saat duduk di kursi DPR RI.

“Saya akan menjadi garda terdepan mereka agar hak masyarakat cepat mendapat respon dalam setiap tingkatan pemerintahan. Aspirasi ini nantinya akan saya perjuangkan agar rentang kendali pemerintahan semakin efektif oleh sebab itu saya mohon doa restu dan dukungan agar bisa terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 untuk mewujudkan program tersebut,”tandasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *