P E S A W A R A N – (PeNa), Senior Executive Vice President (SEVP) Business Support PTPN VII Okta Kurniawan mengakui pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Way Berulu Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran terlambat.
Demikian dikemukakan didepan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona beserta jajaran, Dandim 0421 yang diwakili oleh Kasdim 0421 Lampung Selatan Mayor Inf Agus Waluyo, Wakapolres Pesawaran Kompol Hendra Gunawan dan tamu undangan lainnya ketika memberikan sambutan pada kegiatan vaksinasi covid-19 di Kantor PTPN VII Way Berulu, Kamis (14/10/2021).
“Pelaksanaan vaksinasi di Way Berulu ini belakangan (terlambat) dibandingkan ditempat tempat lainnya, karena memang masih adanya masyarakat dan karyawan PTPN yang masih ragu, ” kata dia.
Dikesempatan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang datang langsung meninjau pelaksanaan vaksin tersebut mengatakan, bahwa perlunya sinergitas seluruh pihak, baik pemerintah, TNI, Polri, Partai Politik maupun lembaga lainnya, dalam mendukung percepatan vaksinasi di Bumi Andan Jejama.
“Saya tidak mau tau vaksin ini dari mana, yang jelas saya menginginkan seluruh masyarakat saya dapat tersentuh vaksin, semakin banyak masyarakat yang sudah di vaksin semakin kita menekan penyebaran covid-19,” kata dia.

Menurut Dendi, vaksinasi bukanlah obat yang dapat menyembuhkan bagi siapa saja yang terpapar virus covid-19 melainkan hanyalah salah satu upaya meningkatkan daya tahan tubuh atau herd immunity masyarakat ditengah pandemi corona. Karenanya harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
“Vaksin bukan obat, ini yang harus bapak ibu pahami, karena tidak menutup kemungkinan orang yang vaksin masih bisa terpapar namun efeknya tidak terlalu parah, maka dari itu tetap menerapkan 5M, menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas,” ujar dia.
Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho,.S.sos.M.Tr (Han) melalui Kasdim 0421 Lamsel Mayor Inf Agus Waluyo mengatakan program vaksin tersebut merupakan terobosan nasional untuk menekan penyebaran covid-19 salah satunya di Kabupaten Pesawaran.
“Tentu kami mendukung secara penuh pelaksanaan vaksinasi pada hari ini ya, karena semakin banyak masyarakat kita yang ikut vaksin semakin cepat pula kita keluar dari pandemi ini,” kata dia.
Kepada sejumlah media, Manager PTPN VII Way Berulu Sugeng Budi Prasongko mengatakan, program vaksinasi dapat terlaksana membuktikan sinergitas yang baik antar seluruh pihak, baik TNI Polri dan juga pemerintah kabupaten setempat bersama dengan PTPN.
“Hari ini kita bersama dengan Kodim 0421 Lamsel beserta Pemkab Pesawaran menyiapkan 850 dosis vaksin, ini memang komitmen kita, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 khususnya di Kabupaten Pesawaran, kita ikut serta dalam penyediaan vaksin yang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar, seluruh karyawan PTPN VII bahkan anak murid yang berasal dari sekolah-sekolah yang berada di desa penyangga,” kata dia.
Untuk diketahui, kegiatan vaksinasi tersebut dilakukan dengan 850 dosis vaksin tahap 1 dengan uraian 300 dari TNI dan 550 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran. Untuk mempercepat tugasnya, vaksinator diturunkan dari Puskesmas Bernung dan TNI serta dibantu dari Dinas Kesehatan sendiri.
Oleh: sapto firmansis






