Saat Tidak Ada Yang Main Judi, Polisi Dan TNI Bongkar Tempat Sabung Ayam 

P E S A W A R A N – (PeNa), Saat tidak ada yang bermain judi, aparat gabungan Polisi dan TNI membongkar tempat perjudian sabung ayam di Dusun Induk Desa Kejadian Kecamatan Tegineneng, Sabtu (18/05/2024) kemarin.

 

Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy melalui Kapolsek Tegineneng AKP Timur Irawan mengatakan bahwa pihaknya telah membongkar tempat yang diduga sebagai ajang judi sabung ayam.

 

“Kami bersama TNI dan tokoh masyarakat melakukan pembongkaran lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat perjudian di Kecamatan Tegineneng,” kata dia,Minggu (29/05/2024).

 

 Menurutnya, pembongkaran tersebut dilakukan agar kedepan tidak lagi digunakan untuk bermain judi sabung ayam.

 

“Pembongkaran dan pemusnahan dilakukan dengan tujuan agar lokasi tersebut tidak dapat digunakan kembali untuk aktivitas perjudian yang merugikan masyarakat secara luas,” ujar dia.

 

Meskipun dilokasi yang dimaksud tidak ada para pemain judi sabung ayam, pembongkaran lokalisasi tersebut diharapkan tidak lagi digunakan sebagai sarana sabung ayam yang memang menjadi penyakit masyarakat.

 

“Dengan pembongkaran ini, diharapkan dapat memberikan efek jera dan mengurangi praktik perjudian di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Kami mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam upaya memberantas praktek perjudian yang merugikan ini dan menghimbau kepada warga sekitar agar tidak takut untuk melaporkan ke polisi apabila melihat aktivitas sabung ayam dan judi yang lain dan kami pastikan identitas aman bagi masyarakat yang melaporkan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” tegas dia.

 

Menanggapinya,  Erland Syofandi salah satu tokoh masyarakat Bumi Andan Jejama mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan aparat gabungan merupakan langkah positif meskipun tidak menangkap para pelakunya.

 

“Meski tidak menangkap para pelaku judi sabung ayam, ya lumayan lah sudah berani bongkar tempatnya. Semoga kedepan, kepolisian dibantu TNI bisa lebih berani menindak pelaku kriminalitas penyakit masyarakat lainnya,” kata dia.

 

Oleh: Sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.