P E S A W A R A N -(PeNa), Disampaikan didepan Kapolres AKBP Alvie Granito Panditha, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesawaran Edi Waluyo ingin terlibat untuk berkolaborasi dalam kegiatan edukasi kepada masyarakat.
“Kami siap dilibatkan dalam sosialisasi kepada masyarakat, termasuk edukasi hukum dan nilai-nilai kebangsaan, agar pesan-pesan kamtibmas dapat tersampaikan secara sejuk dan mudah diterima,” kata Edi Waluyo, pada kunjungan kerja Kapolres AKBP Alvie Granito Panditha sekaligus silaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan MUI Kabupaten Pesawaran,Jum’at (30/01/2026) kemarin.
Kunjungan kerja tersebut menjadi wujud nyata implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan dialogis, humanis dan kolaboratif demi terciptanya Kabupaten Pesawaran yang aman, damai dan harmonis.
Kemudian, dikesempatan tersebut Ketua FKUB Kabupaten Pesawaran Yusuf Ansori menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Pesawaran beserta jajaran.
“Silaturahmi ini menjadi penguat hubungan antara FKUB dan Polres Pesawaran. Kami siap bersinergi dan berkontribusi positif dalam menjaga kerukunan umat beragama serta menciptakan suasana yang damai dan sejuk di Kabupaten Pesawaran,” tutur dia.
Katanya, FKUB terus melakukan pembinaan keagamaan hingga tingkat kecamatan serta mendorong penguatan kembali peran siskamling sebagai bagian dari sistem keamanan lingkungan.
Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, diawali di Kantor FKUB Kabupaten Pesawaran dan dilanjutkan ke Sekretariat MUI Kabupaten Pesawaran. Turut mendampingi Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha adalah jajaran Pejabat Utama Polres Pesawaran.
Kedatangan Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha disambut langsung oleh Ketua FKUB Kabupaten Pesawaran Yusuf Ansori beserta jajaran pengurus dan perwakilan lintas agama. Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang sinergi dan menerima masukan konstruktif demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif.
Kapolres AKBP Alvie Granito Panditha mengatakan bahwa peran tokoh agama sangat strategis dalam menjaga persatuan dan meredam potensi gangguan sosial di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.
“Kami sangat membutuhkan pandangan dan masukan dari FKUB agar langkah-langkah Polres Pesawaran dalam menjaga keamanan dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai kerukunan umat beragama,” kata dia.
Alvie juga menekankan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap pengaruh negatif media sosial, serta perlunya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang dapat memecah persatuan.
“Kami berharap sinergi dengan MUI Kabupaten Pesawaran dapat terus diperkuat, termasuk dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi hukum, sehingga masyarakat semakin sadar hukum dan turut menjaga kondusifitas wilayah,” tegas dia.






