Samsul Bahri Prihatin Narkoba Merebak Di Aceh

 

JAKARTA-(PeNa), Direktur Lembaga  Kajian Strategis dan Kebijakan Publik (Lemkaspa),Samsul Bahri prihatin dengan merebaknya narkoba di Daerah istimewa Aceh. Kondisi ini memaksanya untuk menguasai parlemen 2019 agar lebih fokus pada penyelamatan generasi muda dan persoalan bangsa lainnya.
Lelaki kelahiran Sabang pada 27 Mei 1983 silam ini sangat lantang menyuarakan keprihatinannya pada persoalan tersebut. “Saya sangat prihatin dengan kondisi Aceh saat ini. Coba kita lihat tiap hari ada saja pemberitaan mengenai penangkapan bandar sabu-sabu maupun pemakainya. Ini menunjukkan kondisi Aceh mengenai peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan .” kata dia, Jumat (18/8).
Diterangkan, bahwa masalah narkoba di Aceh tidak bisa di anggap sepele dan hal biasa.”Ini sudah memasuki pada fase siaga. Bagaimana pun tidak baru-baru ini kita dikejutkan dengan tangkap basah salah satu dewan terhormat dalam penggunaan obat-obat terlarang, ini salah satu bukti nyata bahwa narkoba sudah merambah pada level atas para kalangan elit politik. Makanya saya mengajak kaula muda aceh di seluruh kabupaten kota untuk kuasai parlemen pada 2019 nanti,” tutur dia.
Samsul Bahri terus menyusupi jiwa pemuda agar lebih berani membawa Daerah Istimewa Aceh ke arah yang lebih maju dan bersih dari barang-barang haram. “Generasi muda adalah sebagai agen perubahan (change agency) kedepan. Maka dalam hal inilah yang harus kita  dorong adalah kaula muda Aceh untuk berani maju dan tampil dalam membangun Aceh ke arah yang lebih baik dan bermartabat.” ujar dia.
Ditegaskan Samsul Bahri, untuk pemilihan legislatif 2019 pihaknya belum memikirkannya meski sudah ada dorongan dari berbagai kolega dan keluarga.”Jujur saja, untuk maju pada pileg 2019 belum ada pikiran. Memang ada dorongan dari kolega dan rekan untuk maju pada 2019, akan tetapi ini semua perlu saya pikirkan juga terlebih dulu, saya rasa masih terlalu dini untuk memutuskan hal tersebut.” tegas dia. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *