BANDARLAMPUNG-(PeNa), Upaya menebarkan uang pecahan Rp 50 ribu dari hasil membobol ATM untuk meloloskan diri gagal. Dua bandit spesialis pembobol ATM, di sergap petugas satuan pengamanan (satpam) Lampung Walk, di jalan Urip Sumoharjo, Way Halim Permai, Bandarlampung, Selasa (5/3) siang kemarin lusa.
Petugas satpam Lampung Walk, Mulya Arobi membenarkan, kedua bandit berikut barang buktinya telah di serahkan kepada pihak berwajib.
“Seingat saya, salah seorang bandit itu bernama, Suhaipi warga Kota Agung. Sedangkan seorang lagi, tidak memiliki identitas,” kata Mulya Arobi, Kamis (07/03).
Menurut Mulya Arobi, awalnya ada tiga pegendara mobil jenis Vios warna abu-abu parkir di jalan, karena menghalangi salah seorang rekannya sesama petugas keamanan bernama, N Irsan menegur pengemudi mobil, agar tidak parkir di tempat tersebut.
Dari dalam mobil keluar dua laki-laki berjalan menuju salah satu mesin ATM yang ada di dalam gedung Lampung Walk.
Sedangkan pengemudi mobil yang ditegur N Irsan, berupaya mengalihkan perhatian dengan menabrak garis pembatas hingga putus dan berkata tidak bisa menyetir mobil, lalu tancap gas.
Curiga dengan gerak gerik mereka, N Irsan mengecek keberadaan dua laki-laki yang berada di salah satu mesin ATM. Saat ditegur, kedua laki-laki itu, berupaya melarikan diri. Takut buruan lolos, N Irsan mengejar dan berteriak,”Maling”.
“Mendengar teriakan itu, saya dan M Zaenal, ikut mengejarnya, namun kedua bandit itu menebarkan uang pecahan Rp 50 ribu dijalan, hingga mengundang massa yang berupaya memperebutkan uang dan sempat mengahalangi kami. Meski demikian kami berhasil mengamankan kedua bandit itu dan menyerahkannya ke petugas Polsek Sukrame,”ungkapnya. PeNa-obin.






