PESAWARAN-(PeNa), Deklarasi damai pemiilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Pesawaran digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Komplek perkantoran pemda setempat, Rabu (25/09/2019).
Para calon kades tersebut melakukan pembacaan serentak 10 janjinya dalam deklarasi damai untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan pemilihan kepala desa yang direncanakan akan berlangsung pada 21 Oktober 2019 mendatang di 80 desa.
Pembacaan 10 janji pada deklarasi damai tersebut dipimpin oleh Calon Kepala Desa Sungailangka Erwan Sukijo. Deklarasi damai tersebut diikuti 289 calon kepala desa dari 80 desa di Bumi Andan Jejama.
Sebelumnya tercatat ada 321 pendaftar,kemudian setelah dilakukan verifikasi dan uji tes berbasis Informasi Teknology (IT) tinggalah 289 calon kades yang siap bertarung memperebutkan suara warganya.
“Kami seluruh calon kepala desa, jika terjadi permasalahan akan dilakukan dengan musyawarah. Tidak akan mengerahkan massa dan akan menerima serta mendukung siapapun yang terpilih,” ucap Erwan, saat membacakan salah satu butir pada janji tersebut.
Menekankan pada kegiatan tersebut, Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro yang diwakili oleh Kabag Ops Polres Pesawaran Kompol Yuhanis mengatakan bahwa pada kegiatan pelaksanaan pilkades serentak sudah disiapkan personil pengamannya.

“Kita akan menyiapkan 149 personil guna mengamankan pilkades serentak di Kabupaten Pesawaran. Nantinya, kita juga akan menindak siapapun yang terbukti melanggar pada prosesi tersebut. Karenanya, menyampaikan apa yang diperintahkan Kapolres Pesawaran bahwa seluruh kontestan calonkades untuk melaksanakan pemilihan kepala desa secara jujur dan adil, ” kata dia.
Melengkapinya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengapresiasi kepolisian yang akan mengawal jalannya pemilihan kepala desa dengan akan menindak siapapun calon kades yang melanggar.

“Deklarasi ini mencerminkan calon kades guyub rukun dan masyarakat akan merasakan kondusifitas tersebut. Saya yakin,bapak dan ibu semua adalah yang terbaik dan mampu didepan dan akan membawa desa kearah lebih baik kedepan, ” kata dia.
Dendi juga meminta kepada seluruh calon kades untuk tidak terprovokasi oleh tim suksesnya masing-masing.
“Jangan saling ancam mengancam, tidak usah menjelekkan calon lain. Fokus pada diri sendiri, bagusin saja diri kita. Jangan mikirin calon lain, ” ujar dia.
Kemudian, bagi calon kades yang nantinya tersangkut persoalan hukum apakah itu soal narkoba atau kasus lain maka tidak akan dilantik ketika terpilih dengan suara banyak sekalipun.
“Untuk calon kades yang jika dalam proses nanti terbukti tersandung persoalan hukum, maka tidak akan dilantik meski meraih suara terbanyak,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






