P E S A W A R A N – (PeNa), Untuk mencegah dan menekan perilaku buruk atau kenakalan remaja, Satbinmas Polres Pesawaran Polda Lampung memberikan penyuluhan kepada siswa dan siswi SMK Negeri 1 Gedong Tataan di Dusun Dam C Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (16/11/2022).
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan bahwa dikegiatan tersebut pihaknya telah menurunkan Satbinmas Polres Pesawaran dengan dipimpin Kasat Binmas Polres Pesawaran Iptu Matera dan didampingi dua (2) Personil Satbinmas Ps. Kanit Bintibsos Aipda Fahrijal Juarsah dan Ps. Kanit Binkamsa Bripka Aldias Mardiyanto.
“Dua personil Satbinmas yakni Kasat Binmas dan Ps. Kanit Bintibsos secara bergantian memberikan materi kepada pelajar mengenai bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, judi, pelecehan seksual, bullying, tawuran antar pelajar, hingga pencerahan tentang undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), ” kata dia, Rabu /11/2022).
Menurutnya, penyuluhan atau sosialisasi ini merupakan salah satu program kerjasama dengan pihak sekolah untuk menekan perilaku kenakalan remaja bagi para pelajar. Kemudian, ditekankan juga agar para pelajar hendaknya bersopan santun dalam mengendarai kendaraan sepeda motornya yang melintas dipemukiman dusun-dusun yang ada di Desa Wiyono.
“Ada beberapa poin yang disampaikan kepada pelajar dalam sosialisasi tadi, mulai dari bahaya penyalahgunaan Narkoba, Bullying, Judi online, Pelecehan seksual, dan Perilaku kenakalan remaja lainnya. Kemudian, ditekankan juga para pelajar tidak boleh ugal ugalan dijalan, ” ujar dia.
Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan dengan antusias para siswa dan siswi serta diharapkan dapat menambah pengetahuan para pelajar untuk bisa menjauhi perilaku-perilaku kenakalan remaja atau sikap yang buruk.
“Semoga dengan penyuluhan ini mereka bisa memahami apa itu perilaku kenakalan remaja dan dapat menghindarinya, sehingga diharapkan mereka menjauhi perbuatan tersebut dan terhindar dari tindakan yang melanggar aturan,” ucap dia.
Menanggapinya, Kepala SMK Negeri 1 Gedong Tataan Dwi Artini yang mengharapkan dengan penyuluhan ini dapat meningkatkan ilmu dan wawasan para siswa, sehingga mampu terhindar dari perilaku kenakalan remaja dan kriminalitas lainnya.
“Mudah-mudahan apa yang telah disampaikan oleh Bapak-bapak Polisi tadi, para pelajar kami bisa memahami materi yang disampaikan dan bisa menghindari prilaku negatif, kami juga akan membuat agen Perundungan / Bullying dimana masing-masing Kelas X diminta dua (2) orang siswa untuk menjadi agen tersebut dengan tujuan agar dapat mencegah secara dini dan segera melaporkan dengan cepat apabila mendengar dan melihat tindakan bullying di Sekolah,” kata dia.
Penyuluhan tersebut juga mendapat respon baik dari warga sekitar, diantaranya oleh Abeng warga setempat, yang mengaku khawatir pada keliaran para siswa dan siswi dalam bermotor yang kerap ugal-ugalan disepanjang jalan desa.
“Baguslah ada penyuluhan pada para siswa SMK Negeri 1 ini, mudah-mudahan dapat mengurangi perilaku buruk yang sering dipertontonkan ketika jam pulang sekolah, kami sangat apresiasi Polres Pesawaran semoga didengar, ” kata dia.
Oleh: sapto firmansis






