P E S A W A R A N -(PeNa), Ternyata Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran telah menyelesaikan soal pembayaran penghasilan tetap (Siltap) dan honorarium honorer daerah yang menjadi tanggungjawabnya.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melalui Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang diwakili Sekretarisnya yakni Iswanto mengatakan bahwa terkait isu pembayaran Honorarium honorer daerah (Honda) Kabupaten Pesawaran yang katanya tidak dibayarkan selama 6 bulan tersebut adalah tidak benar.
“Karena pembayaran honorer tersebut tidak pernah tertunda dan selalu dibayar tepat waktu. Bahkan pada tahun 2025 selain honor bulanan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi tenaga honorer sebanyak 2.423 tenaga honorer,” kata Iswanto, Jum’at (04/04/2025).
Terkait dengan pembayaran Alokasi Dana Desa (ADD) yang melampaui tahun anggaran 2024 keperluan bulan Nopember dan Desember 2024 Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran pada bulan Januari 2025 juga telah membayarkannya kepada 148 Desa yang ada.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran juga telah membayarkan Alokasi Dana Desa (ADD) kepada 148. Desa untuk ADD Januari – Februari pada bulan maret 2025,” ujar dia.
Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pesawaran Nur Asikin juga mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran pun telah menyelesaikan 100 persen pembayaran siltap Desa pada tahun 2021 hingga 2024.
Lalu, bahwa pada tahun 2021 saat terjadi pandemi Covid-19 dimana ada keterlambatan pembayaran siltap selama dua bulan, namun sekarang sudah dibayarkan di tahun 2022 yang lalu.
Katanya juga, untuk pembayaran siltap pada tahun 2025 pun sudah di bayarkan hingga bulan Februari.
“Dan untuk tahun 2025 ini kita sudah anggarkan pembayaran siltap sampai dengan bulan Desember 2025, sehingga tidak ada lagi keterlambatan pembayaran siltap itu,” kata Nur Asikin.
Ia juga menegaskan bahwa setelah libur lebaran ini pihaknya akan mengupayakan agar pembayaran siltap bisa dibayarkan secara rutin per bulan. Nah, hal tersebut membantah dan mematahkan omongan salah satu Tokoh Pendiri Kabupaten Pesawaran yakni Mualim Taher yang menyebut bahwa honor aparatur desa se-Kabupaten Pesawaran tahun 2021 belum dibayarkan.
Omongan yang dimaksud disebarluaskan melalui media sosial Facebook dan juga pesan WhatsApp dengan tayangan video pidato Mualim Taher saat acara silaturahmi di rumah salah satu warga di Desa Padang ratu Kecamatan Gedong tataan pada Rabu 02 April 2025.
Selain itu, dalam unggahan vidio tersebut, Mualim Taher juga mengatakan bagaimana mau dapat THR, lagi gaji honor daerah (honda) telah enam bulan tidak dibayarkan, sehingga honorer tidak bisa beli daging dan tidak bisa beli ketupat.
Menanggapinya, salah seorang aparatur desa dan seorang tenaga honorer setempat mengaku bahwa pihaknya telah menerima uang pembayaran gajinya sebelum lebaran Idul Fitri 1446H tiba.
“Kami sudah menerima insentifnya sebelum libur lebaran, jadi jangan mengada-ada lah. Alkhamdulillah, insentif honor selalu tepat waktu dan kalaupun ada keterlambatan paling sehari dua hari,karena memang proses administrasi biasanya,” kata dia.
oleh: Sapto firmansis






