P E S A W A R A N -(PeNa), Salah satu Tokoh Masyarakat Bumi Andan Jejama Johny Corne menyoroti sikap bungkamnya Calon Bupati Pesawaran nomor urut 01 Aries Sandi Darma Putra terkait polemik dugaan ijazah bodong yang disoal sejumlah masyarakat.
Johny yang pernah menjadi Anggota DPRD Pesawaran mempertanyakan sikap diamnya Aries Sandi Darma Putra dalam polemik ini, karena tidak adanya klarifikasi dari yang bersangkutan kemudian membuat publik bertanya-tanya.
“Diamnya Aries Sandi tentu membuat banyak spekulasi, jika begitu justru menambah kuat dugaan kebodongan ijazahnya,” kata Johny Corne, Minggu (27/10/2024).
Menurut Johnny terkait tentang keabsahan calon bupati yang mendaftar ke KPU dengan menggunakan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) harus melihat pada ketentuan yang berlaku.
“Bukankah kita semua mengetahui bahwa setiap fotocopy ijazah/STTB termasuk SKPI yang dipergunakan untuk melamar pekerjaan atau memenuhi persyaratan lainnya haruslah yang sudah dilegalisir dan pengesahan/legalisir tersebut dilakukan oleh pejabat yang berwenang di instansi atau lembaga yang bertanggung jawab terhadap keaslian dokumen tersebut, jika ketentuan ini tidak dilakukan berarti ada peraturan yang dilanggar,” kata dia.
Katanya, masyarakat pada era sekarang ini tidak akan menjadi ribut mempersoalkan keaslian ijazah, karena dapat dilihat dari adanya nomor ijazah, dimana pemerintah menyediakan sistem untuk melacaknya sehingga masyarakat dapat dengan cepat mengetahuinya.
“Kenyataannya SKPI yang dipersoalkan membuat masyarakat kehilangan hak untuk mengontrolnya karena SKPI tersebut tidak mencantumkan nomor ijazah persamaan yang hilang, tidak ada nomor induk yang bersangkutan, asal sekolah yang bersangkutan juga terkesan disamarkan karena SMA Negeri 1 itu ada banyak diseluruh Indonesia ini,” tutur dia.
“Jadi sangatlah wajar jika masyarakat menjadi curiga dan bertanya-tanya, diharapkan kepada instansi yang berwenang dan bersangkutan dapat menjelaskannya,” tegasĀ dia.
Sebelumnya beredar informasi yang menyebutkan bahwa salah satu berkas Calon Bupati Pesawaran atas nama Aries Sandi Darma Putra diduga telah menggunakan surat keterangan pengganti ijazah paket/kesetaraan setingkat SMA yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Lampung namun tidak jelas.
Menanggapinya, Ahmad salah satu warga menyayangkan sikap Aries Sandi Darma Putra yang tidak menanggapi maupun memberikan klarifikasi terkait polemik tersebut.
“Nah, kalau memang benar yang bersangkutan menggunakan ijazah bodong tentu merugikan diri sendiri dan banyak pihak terutama yang berkaitan. Kan itu ditingkat SMAnya, artinya gelar SH dan MHnya dipertanyakan juga dong, kami sebagai masyarakat sangat berharap dia dapat memberikan klarifikasi ditengah publik sehingga bisa terang permasalahannya, ” kata dia.
Kemudian, Ahmad juga mempertanyakan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran yang telah menelaah berkas para calon bupati dan wakil bupati sebelum kemudian menetapkannya.
“Coba KPU juga mengambil sikap, apakah nama yang disoal tersebut dapat diteruskan atau dianulir pencalonannya sehingga tidak menjadi preseden buruk bagi penyelenggara pemilu,” tegas dia.
oleh: Sapto firmansis






