Wagub Lampung Datangi Pelayanan Jebol Dokumen Kependudukan Pesawaran

PESAWARAN-(PeNa), Dukung Kabupaten Pesawaran layak anak, Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) datangi pelayana jemput bola (jebol) pelayanan kependudukan di Islamic Center, Gedong Tataan, Jum’at (31/01/2020).
Kedatangannya, sekaligus menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) secara simbolis kepada dua anak yang diwakili siswa SMPN 1 Gedong Tataan. Turut mendampinginya yakni Wakil Bupati Eriawan dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa.
“Kami senang, Ibu Nunik dapat menyerahkan secara langsung KIA kepada anak di Kabupaten Pesawaran. Beliau pun menyempatkan berkomunikasi langsung dengan warga. Kemudian, 247 keping KIA juga kita bagikan kepada mereka. Mudah-mudahan, dorongan Wagub Lampung agar Pesawaran menjadi Kabupaten layak anak juga terwujud,” kata Ketut.
Dikesempatan tersebut, Chusnunia Chalim optimistis Kabupaten Pesawaran akan mampu mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) dan meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) di tahun 2020. Ia menjelaskan beberapa syarat menjadikan kabupaten layak anak telah dipenuhi oleh Kabupaten Pesawaran.

“Saya yakin Kabupaten Pesawaran akan mampu mewujudkan KLA 2020. Beberapa persyaratan untuk mewujudkan KLA sudah banyak yang selesai, seperti sudah ada Perda terkait KLA, Forum Anak Daerah sudah terbentuk di tingkat desa, ada Sekolah Ramah Anak. Tinggal melakukan input datanya. Maka saya yakin, Kabupaten Pesawaran akan mampu mewujudkan KLA 2020,” kata Nunik.

Sebagai komitmen nyata Pemkab Pesawaran dalam mewujudkan KLA 2020 tersebut, Wagub Nunik dan Wakil Bupati Pesawaran Eriawan melakukan penandatanganan deklarasi menuju Kabupaten Layak Anak Kabupaten Pesawaran KLA 2020.

Bacaan Lainnya

Road Show ini, jelas Wagub Nunik, merupakan upaya untuk menjadikan Lampung sebagai Provinsi Ramah Perempuan dan Anak dalam rangka menghadapi KLA dan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020.

“Kita melakukan percepatan roadshow KLA di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung, dengan harapan semua kabupaten/kota mampu berperan aktif dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak,” jelas dia.

Terkait anugerah APE, jelas Wagub Nunik, Pemkab Pesawaran harus komitmen terhadap pengarusutamaan gender. Pengarusutamaan gender ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Saya yakin Pemkab Pesawaran mampu meraih APE, Pesawaran sudah memiliki Peraturan Bupati tentang pengarusutamaan gender, tinggal diusulkan kepada DPRD pesawaran untuk dijadikan sebagai Perda,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Wagub Nunik juga menekankan dan meminta Pemkab Pesawaran untuk serius terhada persoalan stunting.

“Persoalan stunting menjadi persoalan serius untuk ditangani, karena stunting mempengaruhi tumbuh kembang anak kita. Persoalan stunting juga menjadi salah satu prioritas utama di tingkat nasional,” tutur dia.

Untuk itu, ujarnya, diperlukan dukungan kerjasama dan sinergitas dengan semua pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Pesawaran agar kasus stunting dapat diantisipasi sedini mungkin.

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *