Wiyadi Minta OPD Coret Jatah Legislator

Bandar Lampung (PeNa)-DPRD Bandar Lampung segera mengambil langkah tegas dengan adanya dugaan oknum anggota dewan yang mendapatkan jatah kios di Pasar Way Halim.Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkompeten membidangi persoalan tersebut diminta untuk mencoret nama legislator yang diduga memperjualbelikan tempat.

Ketua DPRD Bandar Lampung, Wiyadi menegaskan tujuan dibangunnya pasar tersebut guna memberikan kenyamanan pada pedagang dan pembeli sebagiamana program dari Presiden Jokowi.

“Dari awal, Komisi II DPRD turun, sudah ditemukan masalah. Pasar ini dibangun untuk memberikan kenyamanan kepada pedagang dan pembeli yang sesuai dengan program bapak Presiden Jokowi,” tegas Ketua DPC PDI-P Bandar Lampung.

Dikatakan Wiyadi, pihaknya meminta oknum anggota dewan agar menyerahkan jatah tersebut kepada pedagang  jika memang benar rumor yang berkembang lima legislator itu mempunyai jatah.

“Jika terdapat anggota dewan yang mendapat kios, saya meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mencoret namanya. Saya kira kalau kami (anggota dewan_red) mampu kok untuk menyewa dan membelinya. Yang diprioritaskan pedagang karena pasar yang dibangun memang untuk pedagang,” katanya.

Disinggung langkah yang akan dilakukan, Politisi PDI-P ini menegaskan jika pihaknya akan memanggil sekaligus melakukan cross check kebenaran dugaan tersebut.

“ Akan kita panggil dan cek langsung kebenarannya, jika memang benar ya harus dikembalikan,”tandasnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Bandar Lampung, Yusirwan, meminta pedagang mengadu ke DPRD Bandar Lampung bila mana ada kecurangan dan permasalahan dalam pengundian kios Pasar Way Halim.

Komisi II DPRD, lanjutnya, membuka Posko pengaduan kepada pedagang pasar yang tidak mendapatkan kios.

“Kami telah membuka posko, diharapkan pedagang datang kepada kami untuk mengadukan permasalahan kios ini,” kata Yusirwan.

Hal senada disampaikan, anggota Komisi II DPRD Bandar Lampung, Grafieldy Mamesa.

Menurut dia, Komisi II segera memanggil Dinas Perdagangan Bandar Lampung dan Kepala UPT Pasar Way Halim terkait permasalahan tersebut.

“Kami segera panggil mereka, kita akan pertanyakan undian tersebut, kenapa sampai ada pedagang yang tidak kebagian,” ucapnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *