LAMPUNG SELATAN – (PeNa), Aipda Septa Duipa, anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, menjadi korban dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan 9 kendaraan di Pelabuhan Bakauheni.
Saat ini, Aipda Septa masih belum sadarkan diri setelah menjalani operasi di RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (25/2/2024) malam, ketika Aipda Septa sedang bertugas melakukan pemeriksaan kendaraan untuk pencegahan narkoba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Septa mengalami luka berat setelah tertabrak oleh mobil bus yang mengalami rem blong.
Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, menyatakan bahwa kondisi terkini Aipda Septa Duipa masih belum sadarkan diri.
“Kondisinya belum sadarkan diri akibat luka berat di bagian kepalanya. Saat ini, dia sedang menjalani perawatan di RS Urip Sumoharjo dan kemarin telah menjalani operasi,” ujarnya.
Helmy menjelaskan bahwa pada saat kejadian, Aipda Septa sedang melakukan pemeriksaan kendaraan untuk mencegah peredaran narkoba.
“Aipda Septa tengah melakukan pemeriksaan kendaraan, sebuah tindakan terkait upaya pencegahan peredaran narkoba di Lampung. Dia menjadi korban setelah satu unit bus mengalami rem blong dan menabrak kendaraan yang sedang diperiksa,” tambah Helmy.
Sebagai pimpinan Kepolisian Daerah Lampung, Helmy menyatakan akan berusaha keras untuk kesembuhan Aipda Septa.
Dia juga meminta doa dari masyarakat Lampung agar operasi yang dijadwalkan hari ini dapat berjalan lancar.
“Dia adalah pahlawan, karena sedang bertugas dalam upaya pencegahan peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Lampung. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk kesembuhan dia, dan kami meminta doa dari masyarakat kami untuk kesembuhan anggota kami,” tandasnya.






