P E S A W A R A N – (PeNa), Guna mengantisipasi terjadinya arus mudik ditengah pandemi corona, Polres Pesawaran perketat pengamanan dengan menempatkan sedikitnya 11 Posko, diantaranya 7 Pos pengamanan satu Pos Pantau dan tiga Pos penyekatan atau screening.
Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan bahwa meski pemerintah telah mengumumkan larangan mudik kepada masyarakatnya namun Polri bersama pihak terkait tetap mengantisipasi dengan pengamanan yakni ditempatkannya pos pos dititik tertentu.
“Pos pengamanan yang didirikan untuk operasi krakatau 2021 itu diantaranya Pos Pam Tugu Pengantin, Pos Pam Tugu Coklat, Pos Pam Simpang Mutun, Pos Pam Ketapang, Pos Pam Tugu Keris, Pos Pam Exit Tol Masgar dan Pos Pam Exit Tol Batanghari Ogan, lalu untuk pos Pantau nya itu ada di Pos Pantau Wisata Mutun guna memantau kegiatan masyarakat,” kata dia, Jum’at (30/04/2021).
Ia juga menjelaskan nantinya ada beberapa syarat yang harus dilengkapi pemudik, yaitu salah satunya harus dilengkapi dengan Rapid PCR, antigen yang berdurasi 1×24 jam.
“Nanti saat masuk pada peniadaan mudik di tanggal 06 Mei persyaratan masih ada yang lain dan pastinya sudah diatur dan apabila ada pemudik yang tidak memenuhi persyaratan maka kita sarankan untuk kembali ke tempat asal mereka,” jelas dia.
Ia mengimbau, dengan situasi pandemi saat ini seluruh masyarakat khususnya warga Kabupaten Pesawaran harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur dan ditetapkan serta disarankan untuk tidak menghadiri kegiatan yang berpotensi berkerumun.
“Ya karena penambahan angka covid makin tinggi, ini juga berpengaruh baik pada cluster keluarga, cluster kegiatan masyarakat serta cluster kontak erat. Kemudian kita sarankan jangan menghadiri kegiatan yg berkerumun karena kan kita tidak tahu lingkungan di dalam kegiatan tersebut terbebss dari covid atau tidak,” tutur dia.
Kedepan, pihaknya akan melaksanakan operasi Ketupat dengan jadwal yang sudah ditentukan dan disesuaikan dengan kondisi saat ini.
“Kita kan menyesuaikan jadwal yang sudah ditentukan saat rapat untuk melaksanakan operasi Ketupat, nah pelaksanaannya sudah kita sesuaikan dengan kondisi covid,” ucap dia.
Ia menambahkan, dengan surat edaran yang sudah ditentukan pihaknya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) setempat telah melakukan penyekatan sebelum peniadaan mudik.
“Ya sebelum peniadaan mudik dari tanggal 06 Mei sampai 17 Mei, kita juga sudah melakukan penyekatan yang sudah dimulai sampai tanggal 05 Mei nanti,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






