PESAWARAN- (PeNa)-Penolakan terhadap pencalonan Ketua DPD I Golkar Lampung ,Arinal Djunaidi sebagai calon Gubernur (Cagub) oleh sejumlah pengurus dan kader terus mengalir. Langkah Forum Penyelamat Kewibawaan Partai Golkar yang mengadukan sejumlah persoalan sejak Arinal menjabat Ketua DPD I bak gayung bersambut.

Adanya ancaman akan mendirikan posko penolkan beberapa waktu lalu dibuktikan dengan adanya penyerahan secara simbolis baleho penolakan di keluraha Lempasing, Pandan Kabupaten Pesawaran.
Tokoh Golkar setempat Syahrial menyesalkan adanya dugaan jika Perusahaan Gula yakni Sugar grup Companies (SGC) telah mengendalikan partai dan Arinal hanya menjadi boneka dari kapitalis yang dipakai sebagai alat untuk kepentingan bisnis Taipan.
“Kami prihatin Golkar Lampung dijual ke perusahaan SGC. Golkar jadi alat utk melanggengkan kepentingan bisnis Taipan. Arinal jd boneka, tanpa memikirkan Golkar,” ucap Syahrial, Senin (31/7).

Selain itu ia meminta agar Fraksi Golkar mendukung Pansus SGC dengan alasan agar rakyat Lampung kembali mampu menggarap lahan mereka yang selama ini diduga dirampas oleh SGC.






