PESAWARAN-(PeNa), Seorang ayah bernama Bustari (53) dan anak angkatnya atas nama Tegar (5) warga Desa Cimanuk Kecamatan Way Lima ditemukan tewas diranjang dengan berlimbah darah, sekitar pukul 13.00WIB,Kamis (30/05).
Kuat dugaan keduanya menjadi korban pembunuhan keji oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Warga sekitar menduga, kedua korban tewas pada malam hari.
“Kemungkinan ia meninggal pada malam hari, karena darahnya sudah mulai membeku. Tapi kalau mau lebih jelas tanya aja ke polisi, karena tadi anggota dari Polres Pesawaran sudah datang kerumah korban, ” kata Nuh warga sekitar.

Menanggapinya, Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan bahwa jajarannya sudah memeriksa kedua jasad yang diduga korban pembunuhan.
“Ya, begitu menerima laporan, kita langsung terjunkan personil untuk mengamankan lokasi. Kita pasang policeline agar lebih mudah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara atau TKP, ” kata dia.
Menurutnya, petugas sudah meminta keterangan warga guna membantu mengungkap kasus tersebut.
“Ada beberapa keterangan saksi dari warga sekitar yang sudah diambil, kita harapkan posisi sidik jari di TKP belum rusak sehingga bisa lebih cepat mengidentifikasi pelaku,” ujar dia.
Ditegaskan, belum ada yang dapat disimpulkan karena masih proses penyelidikan petugas di forensik.
“Untuk sementara kita belum bisa menyimpulkan apa dan bagaimana motif penyebab kematian. Kalau melihat luka pada korban ya diduga korban pembunuhan, namun untuk pastinya nanti kita menunggu hasil pemeriksaan penyidik, ” tegas dia.
Oleh:sapto firmansis






