Bahas Progres Kerja, PWI Pesawaran Gelar Rapat Akhir Tahun

P E S A W A R A N – (PeNa), Guna membahas capaian progres kerja selama tahun 2023, pengurus bersama seluruh anggota  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran menggelar rapat akhir tahun di Balai Wartawan PWI Kabupaten Pesawaran Komplek Pemda setempat, Kamis (28/12/2023).

 

Ketua PWI Kabupaten Pesawaran M.Ismail mengatakan bahwa rapat tersebut dilaksanakan setiap akhir tahun guna membahas apa saja yang telah dilakukan sekaligus membuat progres kerja di tahun berikutnya.

 

“Rapat berlangsung sekitar tiga jam, jadi semua kegiatan yang telah kita laksanakan kita bahas, lalu yang belum terselesaikan kita lanjutkan tahun depan. Semua anggota menyampaikan aspirasinya dan dibedah apa yang menjadi persoalannya,” kata dia.

 

Ia menerangkan, kegiatan PWI Kabupaten Pesawaran yang dilakukan lebih kepada peningkatan sumber daya manusia serta peran aktif pers ditengah masyarakat.

 

“Anggota PWI harus bisa mengedukasi kepada masyarakat terkait jurnalistik, harapannya nantinya masyarakat bisa mengerti apa tugas pokok dari seorang wartawan sehingga dapat mengurangi stigma negatif yang merugikan wartawan,” terang dia.

 

Dijelaskan, terkait kode etik jurnalistik dan Peraturan Dasar-Peraturan Rumah Tangga (PD-PRT) hasil kongres PWI di Bandung juga menjadi landasan dalam menjalankan roda organisasi kedepan.

 

“Kita juga sekaligus mensosialisasikan PD-PRT hasil kongres di Bandung, karena memang banyak perubahan baik pada kode perilaku wartawan maupun struktur organisasi,” jelas dia.

 

Melengkapinya, Ketua Seksi Organisasi PWI Kabupaten Pesawaran Ramadiansyah mengatakan bahwa rapat akhir tahun digelar sekaligus mengingatkan kepada seluruh anggota agar kedepan bisa lebih baik.

 

“Selain membahas progres kerja, juga memberikan pengarahan kepada seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalitas kewartawanannya melalui jenjang kompetensi serta pendidikan,” kata dia.

 

Ditegaskan, seluruh wartawan PWI Kabupaten Pesawaran tidak boleh melanggar PD-PRT organisasi. Sehingga pada pelaksanaannya terus dilakukan pengawasan dan pembinaan dengan harapan dunia pers di Bumi Andan Jejama kedepan lebih bermartabat.

 

“PD-PRT yang telah ditetapkan harus benar-benar dipatuhi dan dilaksanakan seluruh anggota, baik dalam menjalankan tugas jurnalistiknya sampai dengan perilaku ditengah masyarakat serta dalam berorganisasi,” tegas dia.

 

Imron salah satu anggota PWI Kabupaten Pesawaran juga mengemukakan pentingnya peran aktif wartawan pada proses pembangunan pemerintah daerah sehingga dapat membantu menyelesaikan persoalan yang kerap menjadi buntu penyelesaiannya.

 

“Dalam rapat sangat jelas, pengurus menekankan kepada seluruhnya untuk selalu berpedoman pada PD-PRT. Nah, artinya wartawan harus lebih kritis menyoroti persoalan sosial sehingga dapat memberikan informasi yang positif ditengah masyarakat,” ujar dia.

 

Sesuai dengan PD-PRT yang baru disahkan pada kongres di Bandung, maka struktur organisasi PWI Kabupaten Pesawaran mengalami perubahan karena ada beberapa seksi organisasi yang merger dengan dibawahi oleh tiga jabatan Wakil Ketua.

“Memang lumayan berat, karena wartawan PWI lebih dituntut dengan profesionalitas dan harus menjaga nama baik wartawan serta dituntut mengedukasi masyarakat melalui berita berimbang tidak tendensius yang disampaikan dengan harapan dapat menangkal hoaks,” tutur dia.

 

Oleh: Sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *