BANDARLAMPUNG – (PeNa), Kota Bandar Lampung menghadapi cobaan serius dengan banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Sabtu, 24 Februari 2024.
Genangan air merendam banyak kecamatan, seperti Kedaton, Way Halim, Kemiling, Kedamaian, Teluk Betung Kota, dan Sukabumi, menciptakan situasi darurat.
Wilayah Terdampak:
– Kecamatan Kedaton: Terdampaknya area vital seperti Jalan Z.A. Pagar Alam dan SMP Negeri 34 menjadi sorotan utama.
– Kecamatan Way Halim: Parkir RS Urip Sumoharjo dan Jalan Teratai Way Halim Permai menjadi wilayah yang harus dihadapi banjir.
– Kecamatan Kemiling: Perumahan Al Kafhi dan Asrama SPN Kemiling turut terendam air.
– Kecamatan Kedamaian: Jalan Antasari gang Waru di belakang Mitra 10 menjadi pusat perhatian.
– Kecamatan Teluk Betung Kota (TKB): Jalan Sultan Badaruddin Gg. Lestari Lk 2 Gunung Agung dan sekitarnya mendapat dampak serius.
– Kecamatan Sukabumi: Campang Raya Sukabumi menjadi bagian yang terkena imbas banjir.
Monitoring dan Deteksi Kerugian Materiil
Hingga berita ini diturunkan, hujan ringan masih melanda Bandar Lampung, memperburuk keadaan di beberapa wilayah yang sudah terdampak banjir.
Dalam menanggapi bencana ini, Kepolisian mengambil tindakan proaktif. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menegaskan berkomitmen memberikan respon cepat dan efektif.
“Kami berkomitmen untuk memberikan respons cepat dan efektif. Dengan melibatkan 150 personel dari Polresta Bandar Lampung, Brimob, dan Sabhara Polda Lampung, serta bekerja sama dengan BPBD dan relawan, kami fokus pada evakuasi dan peminimalisiran korban serta kerugian.” ujarnya.
Tidak hanya itu, Kepolisian juga melakukan monitoring dan deteksi kerugian materiil serta adanya korban jiwa akibat banjir.
Patroli di kawasan dan perumahan yang ditinggalkan warga menjadi langkah nyata untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang mengungsi.
Tindakan-tindakan ini diambil guna memberikan respons segera dan efektif terhadap situasi darurat banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Bandar Lampung.
Kapolda Lampung juga menegaskan, pihak kepolisian terus bersinergi dengan berbagai instansi untuk mengatasi dampak ditimbulkan dan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
“Evakuasi dan pemulihan menjadi prioritas utama kami untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat yang terdampak oleh bencana ini.” pungkas Helmy.






