
PESAWARAN-(PeNa), Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Pesawaran, beberapa infrastrukur rusak dan 913 rumah warga di dua kecamatan terendam air hingga satu meter. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan mengguyur sekitar lima jam pada Selasa (3/4) malam.
Pantauan PeNa dilapangan, infrastruktur yang rusak selain jalan adalah jembatan dan talut yang belum lama dibangun. Hal tersebut dikatakan Danramil Padang Cermin, Kapten Rofi’i.”Ya, semalam hujan agak lama. Tinggi air banjir di kantor Koramil ini mencapai satu meter. Alkhamdulillah, tadi ini sudah berangsur surut dan tinggal menyisakan lumpur dan sampah, ” kata dia, Rabu (4/4).
Menurutnya, banjir merendam dua kecamatan yakni, Kecamatan Way Ratai dan Padang Cermin. “Catatan kami, ada 913 rumah di dua kecamatan yang terendam banjir. Ada beberapa jembatan gantung juga hanyut dan rusak, serta tanggul dan talut banyak yang jebol tergerus air banjir, ” ujar dia.
Diterangkan, kondisi pada malam kejadian suasana warga begitu mencekam karena selain hujan terus menerus debit air banjir juga makin bertambah. “Ya kalau kondisi malam kejadian, warga sangat ketakutan dan kami semua disini juga waspada. Karena, saat itu hujan terus menerus dan debit air makin naik. Alkhamdulillah, banjir tidak memakan korban jiwa. Hanya kerugian materi yang mungkin lumayan banyak, ” terang dia.

Sementara itu, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PU Perkim langsung mengecek lokasi bencana. “Ya, kalau bantuan berupa makanan tambahan dan obat-obatan telah kita salurkan melalui pos-pos kesehatan yang didirikan dibeberapa titik yang terkena banjir. Petugas juga siap selalu dan beberapa warga korban banjir juga telah dilakukan pemeriksaan medis. Ini semua sesuai dengan perintah Bupati Dendi Ramadhona yang menginstruksikan segera memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat, ” ungkap Sekretaris Diskes Pesawaran, Widodo dilokasi banjir.
Terungkap, Sekretaris Dinas PU Perkim, Firman Rusli menjelaskan bahwa pihaknya telah mendata dan melihat secara langsung kerusakan pada daerah yang terkena banjir. “Ada beberapa yang harus diperbaiki, untuk itu nanti kita akan koordinasi dengan camat agar segera mengajukan usulan perbaikan. Sementara ini, yang tercatat kerusakan hanya pada jembatan gantung dan talut atau tanggul serta rumah yang terkena petir. Selanjutnya akan kita sampaikan dengan pimpinan untuk ditindaklanjuti,” kata dia. PeNa-spt.






