P E S A W A R A N -(PeNa), Berpura-pura kenal ketika bertamu di rumah guru sekolah yang kerap dipanggil Abah Udin warga Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan, lalu pinjam sepeda motor dan langsung dibawa kabur. Tersangka berinisial AF (42) warga Simpang Pematang Kabupaten Mesuji akhirnya diringkus, Kamis (03/07/2024).
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy melalui Kasat Reskrim Pesawaran Iptu Devrat Aolia Arfan mengatakan telah mengamankan pelaku kejahatan tindak pidana penipuan yang berhasil di amankan oleh personil Bhabinkamtibmas Desa Begelen Aipda Anderson Victori di bantu dengan Bhabinsa Desa Bagelen serta masyarakat Desa Bagelen.
“Terduga pelaku berinisial AF berikut barang bukti satu (1) unit sepeda motor honda beat warna biru putih, nopol BE 5973 RI beserta surat-surat kendaraan hasil dari tindak kejahatan telah diserahkan ke Satreskrim Polres Pesawaran dan sudah diamankan di Mapolres Pesawaran guna dilakukan pemeriksaan oleh penyidik yang menanganinya,” kata dia.
Ia menerangkan, kronologi kejadian bermula pada hari Selasa (02/07/2024) sekira pukul 09.30 WIB Pelaku AF bertamu ke rumah korban atas nama Udin warga Dusun VII, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan yang berprofesi sebagai Guru. AF mengaku bahwa dirinya adalah mantan dari muridnya pada saat sekolah di MTS Nurul Iman Pesawaran.
“Kemudian pelaku AF meminjam Sepeda Motor Honda Beat milik Udin dengan alasan untuk pergi mengambil uang di ATM. Karena Udin percaya bahwa AF adalah muridnya dan kemudian meminjamkan Sepeda Motor kepada pelaku yang dimana pada saat itu STNK dan BPKB berada di dalam bagasi motor karena Udin hendak pergi ke Samsat untuk membayar pajak sepeda motornya,” terang dia.
Namun,lanjutnya, sepeda motor yang dipinjam pelaku tak kunjung dikembalikan justru dibawa kabur. Kemudian, korban yang memiliki banyak rekan mencari keberadaan pelaku.
“Pelaku AF diamankan ketika sedang bermain dirumah rekannya di Desa Begelen, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang mendapat laporan warga setempat lalu mengamankannya,” ujar dia.
Penyidik Polres Pesawaran masih terus mendalami dengan memeriksa tersangka AF, dan untuk sementara belum ada tersangka lain. Keberhasilan kepolisian mengungkap kasus tersebut, korban Abah Udin mengapresiasi kinerjanya yang cepat dalam menangkap pelaku.
“Kami selaku korban dan sebagai warga Kabupaten Pesawaran sangat mengapresiasi kinerja kepolisian yang responsif dan cepat dalam mengungkap kasus yang menimpa saya. Semoga, sepeda motor tersebut nantinya dapat dikembalikan ke saya agar bisa membantu aktifitas sehari-hari,” kata dia.
oleh: Sapto firmansis






