Bupati Pesawaran Ajak Masyarakat Marga Punduh Semakin Berkembang

P E S A W A R A N – (PeNa), Budaya sebagai marwah dari setiap perilaku kehidupan, khususnya bagi diri masyarakat Kecamatan Marga Punduh, kapan dan dimanapun berada. Demikian dikemukakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Marga Punduh ke-11 di Halaman Kantor Camat Marga Punduh, Selasa(19/12/2023).

 

Dalam sambutannya, Bupati Dendi Ramadhona juga berharap kedepan Kecamatan Marga Punduh semakin berkembang kearah yang lebih maju, produktif dan mandiri serta menjadi teladan.

 

“Budaya Marga Punduh ini benar -benar menjadi milik masyarakat dan berdampak positif bagi kemajuan daerah dalam wujud peningkatan kunjungan wisatawan dan peningkatan investasi pariwisata di Kabupaten Pesawaran,” kata Dendi.

 

Kegiatan tersebut dikemas dengan Festival Budaya dan Doa Bersama dalam rangka Memperingati Hari Lahir Kecamatan Marga Punduh ke -11 Tahun 2023. Hadir pada kesempatan tersebut, Jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Para Pejabat Struktural di lingkup Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Camat beserta jajaran Uspika Kecamatan Marga Punduh, Ketua HMT Kabupaten Pesawaran, Para Kepala Desa di Lingkup Kecamatan Marga Punduh, Para Ketua Lembaga Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemerhati Seni dan Budaya.

 

“Momentum hari lahir ke-11 Kecamatan Marga Punduh ini adalah sarana untuk introspeksi bersama antara pemerintah maupun masyarakat,” ujar dia.

 

Menurutnya, selain sebagai sarana introspeksiĀ  juga sekaligus menetapkan resolusi dan kebulatan tekad untuk mengambil sikap, guna meningkatkan kesejahteraan, kemajuan dan kemakmuran wilayah di Bumi Andan Jejama.

 

“Festival Budaya Marga Punduh ini tidak saja meriah, namun juga khas dan menarik, yang menampilkan kreativitas masyarakat serta inovasi para pencinta seni dan budaya,” tutur dia.

 

“Seperti halnya Karnaval Budaya yang menampilkan banyak peserta ini tentunya akan menjadi salah satu magnet bagi masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung ke sini,” imbuhnya.

 

Ditegaskan, Festival ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pelestarian budaya daerah yang mempunyai peran penting.

 

“Berperan penting dalam memperkokoh jati diri bangsa, khususnya jati diri masyarakat Pesawaran agar tidak tergerus oleh derasnya arus globalisasi dan modernisasi,” tegas dia.

Menanggapinya, Burhan salah satu warga setempat mengatakan bahwa festival dan doa bersama tersebut merupakan bagian rasa syukur dan berharap menjadi daya tarik wisatawan.

 

“Kegiatan ini sangat berkesan, masyarakat dapat bersama sama merayakan hari jadi Kecamatan Marga Punduh bersama Pak Bupati. Artinya, antara pemimpin dan rakyatnya dapat menyatu sehingga ada kebanggaan tersendiri dihati kami sebagai masyarakat biasa,” kata dia.

 

Oleh: Sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *